Jika ditanya siapa “the most favorit person” di Lamudi Indonesia, mungkin mayoritas akan menjawab nama perempuan satu ini, ya, Nabila Harris. Sebagai Human Resource (HR) Manager, tidak hanya sebagai perpanjangan tangan pimpinan Lamudi kepada karyawan saja, namun ia kerap menjadi tempat curhat. Tapi di balik pribadinya yang ramah, bagaimana perempuan 25 tahun ini melihat dirinya di masa depan? Kita simak penuturannya dalam wawancara berikut.
- Memulai pekerjaan di bidang properti sebagai HR, bagaimana Nabila melihat diri sendiri di lima tahun ke depan?
Tentu semakin ahli di bidang HR terutama penempatan jabatan karyawan di bidang properti, sehingga mampu memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) saat perekrutan karyawan. - Melihat begitu banyak SDM yang dikelola, apa yang menjadi point penting untuk menjaga ikatan antara pegawai dan perusahaan?
Saya mengolah 40 karyawan, point penting yang kerap saya lakukan untuk menjaga ikatan antara pegawai dan perusahaan adalah dengan menimbulkan rasa memiliki perusahaan itu sendiri contohnya dengan membuat peraturan yang tidak sepihak dari pimpinan atau perusahaan saja tetapi membuka masukkan dari karyawan terhadap peraturan tersebut. - Dalam bertugas sebagai HR di Lamudi, tantangan tersulit apa yang pernah dialami?
Kalau tersulit mungkin saya lebih baik menjawab bahwa dalam beberapa hal pasti ada sisi sulitnya, namun bagaimana cara kita menghadapi dan menyelesaikannya saja. Sampai akhirnya mencapai apa yang ditargetkan. Intinya semua pasti ada cara penyelesaiannya. - Berbicara di luar pekerjaan, sekarang ini Nabila masih single. Pastinya gaji per bulannya tidak habis begitu saja, terlebih ada yang diinvestasikan. Target apa yang ingin dicapai dari investasi tersebut?
Saya sedang ingin berinvestasi dengan memberli property, khususnya rumah. - Mengapa rumah, kan sekarang masyarakat urban cenderung ingin memiliki apartment?
Rumah lebih nyaman untuk ditinggali, lebih luas dan bisa mengajak keluarga untuk menginap. Terlebih bisa memiliki taman sendiri dan garasi.
© Flickr/Media Director - Daerah mana yang menjadi incaran Nabila untuk membangun ru mah? Mengapa?
Daerah Jakarta Selatan sepertinya menyenangkan. Saya rasa Jakarta Selatan memiliki kelengkapan lebih baik dari daerah lain. Pusan perbelanjaan, pusat hiburan hingga pendidikan ada di daerah Jakarta Selatan. - Lalu desain rumah seperti apa yang ingin diterapkan?
Minimalis unik. Ya, tetap mengusung sederhana yang edgy namun menampilkan sisi unik pada rumah tersebut. Misalnya elemen taman yang didesain sendiri, jadi tinggal di rumah minimalis yang memiliki ruang terbuka hijau.







