Kenali Bunga KPR dan Jenisnya

Hampir semua bank selaku pemberi kredit pemilikan rumah menawarkan produk KPR-nya dengan tambahan suku bunga KPR yang rendah. Bahkan untuk menarik banyak nasabah, terjadi perang atau persaingan suku bunga KPR antar bank. Penting bagi Anda selaku calon pengguna jasa KPR untuk mengetahui jenis suku bunga KPR itu sendiri dan cara penghitungannya. Cicilan KPR yang akan Anda bayarkan tiap bulannya terdiri dari dua unsure, yaitu pembayaran bunga KPR pada bank dan cicilan utang pokok KPR. Dan terdapat tiga jenis metode penghitungan bunga KPR.

Metode Flat

Metode yang pertama yaitu metode flat. Metode penghitungan bunga KPR ini dapat dihitung dengan cara mengalikan besarnya bunga yang sudah ditetapkan oleh bank dengan utang pokok kredit awal debitur. Metode ini tetap berlaku meski Anda sebagai debitur sudah membayar angsurannya hingga bertahun-tahun.

Metode Efektif

Metode yang kedua yaitu metode efektif. Metode yang kedua ini sangat berbeda dengan metode yang pertama. Metode ini  bisa dibilang metode yang dapat meringankan debitur dalam membayarkan bunga KPR. Bunga KPR yang dibayarkan merupakan bunga yang harus dibayarkan akan disesuaikan dengan utang pokok kredit bulan sebelumnya. Sebagai contoh, Anda sebagai debitur harus membayar angsuran kredit/ utang pokok tiap bulannya 1 juta dari total utang 36 juta. Pada bulan kedua, bunga kredit yang wajib Anda bayarkan adalah 10 persen dari sisa utang pokok yang Anda miliki, yaitu 10 persen dari 35 juta. Dengan demikian, suku bunga KPR yang akan dibayarkan akan semakin kecil jumlahnya seiring makin kecil beban/ utang KPR yang Anda miliki. Tak heran jika metode efektif ini menjadi jenis bunga KPR yang paling banyak dipilih oleh para pengguna jasa KPR.

Metode Anuitas

Metode yang ketiga yaitu metode anuitas. Metode anuitas ini merupakan metode kombinasi dari jenis metode efektif. Dalam metode anuitas ini, jumlah/ besarnya angsuran yang harus dibayarkan oleh para debitur jumlahnya akan selalu sama tiap bulannya hingga akhir/ tempo pelunasan. Sedangkan cara menghitung suku bunga KPR-nya sama dengan cara penghitungan suku bunga KPR dengan metode efektif namun dengan bantuan sistem yaitu bank yang nantinya akan menentukan jumlah cicilan pokok tiap bulannya. Pihak bank akan mengatur sedemikian rupa hingga besarnya angsuran KPR yang harus dibayarkan akan sama tiap bulannya.

Selain metode penghitungan suku bunga KPR, Anda juga harus mengetahui sifat suku bunga KPR agar kelak Anda tepat dalam memilih KPR. Sifat suku bunga ada dua jenis, yaitu sifat suku bunga yang mengambang (floating) dan sifat suku bunga yang tetap (fixed). Ketiga contoh penghitungan suku bunga KPR di atas dapat disimpulkan bahwa suku bunga yang ditetapkan oleh bank adalah suku bunga yang bersifat tetap yang mana besarnya suku bunga yang ditetapkan oleh bank tidak dipengaruhi oleh pergerakan suku bunga di pasar.