Living in Magetan
Magetan di Jawa Timur menawarkan kualitas hidup sejuk pegunungan yang menyenangkan bagi keluarga petani, pekerja, dan wisatawan berkat lokasinya strategis di ujung barat provinsi (7°38'30″ LS, 111°20'30″ BT), kaki Gunung Lawu (3,265 million dpl) Dengan luas wilayah 688.85 km². Kawasan 18 kecamatan ini berbatasan Ngawi utara, Madiun timur, Ponorogo/Wonogiri selatan, serta Karanganyar barat, dilalui jalur Surabaya-Ngawi-Yogyakarta dan rel KA lintas selatan; lalu lintas relatif lancar kecuali ramai menuju Telaga Sarangan, transportasi angkot/bus memadai dengan akses Bandara Iswahjudi dekat, polusi udara rendah berkat suhu 16-26°C dan hutan pegunungan.
Hidup di Magetan terjangkau untuk kelas menengah bawah hingga menengah dengan biaya hunian murah di ibu kota kecamatan Magetan atau lereng Lawu, dilengkapi fasilitas dasar RSUD, sekolah negeri/swasta hingga SMA, paso tradisional, serta wisata Telaga Sarangan (1,200 mdpl) dan Gunung Bancak. Keamanan tinggi dengan komunitas Jawa guyub "Kaki Gunung", sanidad memadai via BPJS dan puskesmas, pendidikan cukup dengan akses universitas Madiun, ditambah ekonomi pertanian, pariwisata, dan perdagangan menjadikannya pilihan ideal untuk gaya hidup asri seimbang dengan populasi 678 ribu jiwa.
What's nearby
- All
- Education
- Leisure
- Healthcare
Frequently Asked Questions
Frequently asked questions about living in the area
- In Magetan there are different transportation options, such as train stations. Thanks to this variety, getting around is easy.
- Yes, in the surroundings of Magetan there are health centers and hospitals such as Rumah Sakit Griya Husada or Rumah Sakit Islam Aisyah Madiun.
- Magetan has several elementary schools, high schools, and nearby universities, such as SD Negeri Josenan or SMKN 3 Kimia Madiun.
- In Magetan there are parks such as Lapangan Demangan to enjoy the outdoors.
- Yes, Magetan is a family-friendly area with nearby schools, parks, and health centers within a short distance.