46

Jual Tanah di Gowa, Termurah Harga Mulai Rp 1 jutaan | Lamudi

Urutkan dari:
Terapkan Filter
  1. Gowa
  2. Lahan
  3. Jual

Tentang Kota & Potensi Bisnis Jual Tanah di Gowa

Gowa merupakan salah satu kabupaten yang terletak pada Provinsi Sulawesi Selatan, daerah ini berbatasan dengan Makassar, Maros, Bone dibagian utara. Kemudian dibagian timur dengan Sinjai, Bantaeng, Jeneponto. Sebelah barat berbatasan dengan Makassar dan kabupaten Takalar.

Gowa memiliki luas wilayah mencapai 1.883.32 km2 serta total penduduk mencapai 652.941 jiwa dan tingkat kepadatan 346.7 jiwa/km2. Secara administratif Gowa terbagi menjadi 18 kecamatan, Kecamatan terpadat di Somba Opu dengan jumlah penduduk sebesar 136.995 orang, disusul kecamatan Pallangga dengan jumlah 114.13 jiwa, sementara kecamatan yang memiliki jumlah penduduk terendah berada diwilayah Parigi hanya memiliki penduduk mencapai 13.764 orang.

Wilayah Kabupaten Gowa sebagian besar merupakan dataran tinggi yakni sekitar 72,26%. Dari total luas Kabupaten Gowa 35,30% mempunyai kemiringan tanah di atas 40 derajat, yaitu pada wilayah Kecamatan Parangloe, Tinggimoncong, Bungaya dan Tompobulu. Wilayah Gowa juga dilalui oleh banyak sungai yang cukup besar yaitu ada 15 sungai. Sungai dengan luas daerah aliran yang terbesar adalah Sungai Jeneberang yaitu seluas 881 km² dengan panjang 90 km.

Perekonomian Gowa sendiri bisa dibilang cukup baik, pada tahun 2016 laju pertumbuhan ekonomian disana tumbuh menjadi 7,63%, lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata perekonomian Sulawesi Selatan yang mencapai 7,55%, bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata nasional sebesar 5,02%.

Pertumbuhan perkapita penduduk Gowa juga meningkat signifikan dari Rp 19.03 juta pada tahun 2015 menjadi Rp 21.08 juta pada tahun 2016. Sektor konstruksi, jasa dan pertanian menjadi pendorong utama laju pertumbuhan perekonomian disana. Selain itu sektor pertanian menjadi penopang utama perekonomian , bahkan Gowa menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam pemenuhan pangan di Sulsel, Gowa menjadi salah produksi terbesar kacang hijau, ubi kayu, ubi jalar, jagung dan padi.

Selain pertanian, sektor properti juga belakangan menjadi bisnis baru yang kian digemari oleh masyarakat di Gowa, salah satunya seperti bisnis jual beli tanah, belakangan model bisnis seperti banyak digeluti karena menjanjikan keuntungan yang cukup tinggi kepada pembelinya, apalagi harga jual tanah di Gowa setiap tahunnya terus meningkat tajam, kenaikannya bisa mencapai 15% per tahunnya.

Faktor lainnya adalah nilai jual tanah dikota Gowa relatif lebih bersahabat jika dibandingkan dengan kota-kota lainnya, seperti Makassar, Bone dan Maros. Makanya tak heran daerah ini menjadi lokasi favorit pencarian tanah, dan menjadi salah satu solusi untuk membeli properti ditengah meroketnya banderolan jual tanah di Makassar.

Tren Pencarian Tanah Dijual di Gowa

Tahun  Jumlah Pencari Iklan Jual Tanah Kenaikan Pencarian Jual Tanah
2015 1.453 -
2016 1.799  20% 
2017 1.989  10% 
2018  2.378 19% 


Portal properti Lamudi beberapa waktu lalu sempat melakukan survei terhadap pencarian iklan jual tanah melalui Google. Dari hasil survei tersebut, ternyata diketahui minat untuk mencari informasi tanah dijual di Gowa meningkat setiap tahunnya . Seperti pada tahun 2015 ada 1.453 orang berminat untuk membeli lahan dijual disana. Kemudian pada tahun 2016 pencarian kembali meningkat menjadi 1.799 atau meningkat sebesar 20%, pada periode 2017 jumlah orang mencari informasi iklan tentang jual lahan disana ada 1.989 orang, kemudian pada tahun 2018 kembali meningkat sebesar 2.378 orang.

Rata-rata orang mencari informasi tentang tanah dijual ini berasal dari Makassar, Maros, Bona hingga Jakarta. Mereka ingin membeli tanah dekat dengan jalan utama, pusat pendidikan, pusat perbelanjaan hingga pusat perbelanjaan.Kebanyakan orang yang mencari informasi tentang jual tanah ini berniat untuk membeli tanah dan kemudian mereka sewakan untuk keperluan pertanian, pembangunan ruko atau dijual untuk pembangunan perumahan.

Jika Anda tertarik untuk membeli lahan untuk pertanian, bisa melihatnya dikawasan Parangloe, Tombolo Pao, Tinggimoncong, kawasan tersebut memang dikenal sebagai tempat penghasil sayur-sayuran dan buah-buahan. Mayoritas penduduk disana juga berprofesi sebagai petani. Sementara bagi mereka yang ingin menggunakan untuk pembangunan perumahan bisa melirik kawasan Somba Opu dan Pallangga, karena kedua daerah tersebut dikenal sebagai daerah pemukiman. 

Harga Jual Tanah di Gowa

Tahun  Harga Jual Tanah  Kenaikan Harga Jual 
2015 980.722  -
2016 1.130.627 15% 
2017 1.495.270 28% 
2018 1.790.932 20% 


*Harga jual per meter persegi

Harga jual lahan dikota Gowa setiap tahunnya terus mengalami lonjakan, kenaikannya bisa mencapai 28%. Seperti pada tahun 2015, nilai jual lahan disana mencapai 980.722 per meternya, kemudian pada tahun 2016 meroket menjadi 1.130.627 per meternya, pada periode 2017 kenaikan juga terjadi hingga 28% dengan harga jual 1.495.270, pada tahun 2018 juga kembali mengalami kenaikan menjadi 1.790.932 per meter persegi.

Melonjaknya nilai tanah disana juga bisa dijadikan tolak ukur bahwa investasi lahan dikota ini cukup menjanjikan. Dikota Gowa sendiri sekarang telah banyak dibangun kompleks perumahan, pengembang-pengembang besar saat ini telah banyak membangun proyek perumahan baik skala kecil hingga besar macam kota mandiri.

Contohnya seperti Ciputra Group yang membangun kawasan kota mandiri yang diberinama Citra Garden Gowa. Yakni sebuah hunian mixed use yang didalamnya terdapat hunian beserta tempat komersial. Hunian ini dibangun dengan konsep Living in Harmony, sebuah pendekatan yang mensinergikan aspek mind, body, spirit dan soul pada sebuah kompleks tempat tinggal. 

Memuat Hasil