investasi tanah kuburan

Sumber foto : Character "Ibu" (Ayu Laksmi), fictional character from "Pengabdi Setan" (2017), written and directed by Joko Anwar, Production : Rapi Film

APRIL MOP! DI LAMUDI SEBENARNYA TIDAK ADA FITUR YANG MENJUAL ATAU MENYEWAKAN TANAH MAKAM ATAU KUBURAN.


NAMUN JIKA ANDA INGIN MENCARI PENGHASILAN TAMBAHAN, KENAPA TIDAK MELAKUKAN INVESTASI TANAH KUBURAN.  

 

Investasi Tanah Kuburan Kenapa Tidak?  
 

Ketidaksesuaian antara ketersediaan lahan dengan jumlah penduduk akhirnya membuat harga tanah kian melambung tinggi. Contohnya seperti di Bekasi, harga tanah di sana setiap tahunnya terus merangkak naik, tahun 2013 lalu saja tercatat harga lahan di sana mencapai 215 USD per meter perseginya.  Masalah minimnya ketersediaan tanah ini pun ternyata juga berimbas kepada sulitnya mencari lahan tanah kuburan, terbatasnya ketersediaan lahan kuburan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) membuat banyak masyarakat yang bingung untuk menguburkan anggota keluarga mereka. Fenomena ini ternyata ditangkap sebagai peluang bisnis oleh beberapa perusahaan contohnya seperti Artha Graha yang membangun sebuah tempat pemakaman nan megah yang diberi nama Graha Sentosa Memmorial Park di Karawang Barat.


Tempat ini menjadi salah satu area pemakaman bertaraf internasional dan modern di Indonesia, di sana disediakan beragam fasilitas yang serba mewah seperti taman, danau yang asri. Walkway, gedung serba guna dengan kapasitas 200 orang dan lain-lain. Area pemakaman ini pun dibangun dengan luas mencapai 50 hektar. Lain lagi ceritanya dengan Yayasan pesantren Islam Al-Azhar, mereka membangun sebuah tempat pemakaman khusus untuk muslim, diberi nama Al-Azhar Mermorial Garden tempat pemakaman ini dibangun seluas 25 hektar di Jalan Raya Peruri, Desa Pinayungan, Telukjambe Timur, Karawang. Tempat ini juga dilengkapi dengan beragam fasilitas yang dapat memberikan kenyaman kepada pengunjung, seperti taman yang luas, masjid, toilet, gazebo, tempat parkir yang luas dan lain-lain. 
 

Setidaknya ada tiga tipe kavling makam yang dijual di tempat ini, yakni tipe single (untuk satu orang) dengan luas tanah 4,5 meter persegi, ukurannya 1,5 m x 3 m, tipe double (untuk dua orang) dengan luas tanah 13,65 meter persegi ukurannya 3,5 m x 3,9 m lalu ada juga tipe family (untuk orang empat orang) dengan luas tanah 26,25 meter persegi ukurannya 3,5 m x 7,5 m. Harganya pun sangat bervariatif, untuk tipe single dijual mulai dari Rp 27.500.000, untuk tipe double dijual mulai dari Rp 87.400.000 dan tipe family dengan harga Rp 222.400.000. Harga tersebut belum tersebut belum termasuk nisan dan prosesi pemakaman.       
 

Instrumen Investasi yang Menggiurkan


Menariknya, belakangan ternyata banyak pembeli tanah kuburan ini bukan untuk digunakan melainkan untuk dijadikan investasi. Pasalnya memang, harga tanah kuburan setiap tahunnya mengalami kenaikan. 

Menurut Kiki Sales Eksekutif Al-Azhar Mermorial Garden, pembeli dengan minat untuk investasi ditempatnya terus meningkat, ia mengaku 20 persen pembeli tempat pemakaman ini adalah investor, mereka berniat membeli kavling tanah kuburan di sana untuk dijual kembali ke orang lain. 
 
Menurut Kiki, harga tanah ditempatnya mengalami kenaikan minimal 10 persen setiap tahunnya. Contohnya pada tahun 2011 saat pertama kali tempat pemakaman ini dibangun, harga tanah kuburan di sana dijual seharga Rp 17 juta sekarang menjadi Rp 27 juta untuk tipe terkecil. 
 
Dirinya berujar, minimnya pasokan tanah kuburan membuat harga tanah kuburan selalu naik setiap tahunnya, hal ini pun dimanfaatkan oleh para investor untuk mencari keuntungan.

 

share on facebook jual tanah kuburan

Instagram

Facebook