Tren Pasar Properti Lamudi.co.id H1 2022

tren-properti-2022

Sebagai perusahaan teknologi di bidang properti (PropTech) terbesar di Indonesia, Lamudi.co.id kembali menerbitkan Tren Pasar Properti Lamudi.co.id H1 2022. Laporan ini bertujuan mengulas perkembangan dalam industri properti, tren pencarian berdasarkan data first-hand Lamudi.co.id serta gambaran untuk akhir tahun 2021 hingga awal tahun 2022. Kami senantiasa memudahkan perjalanan kepemilikan properti dalam pemberian informasi terkini mengenai tren-tren baru dalam sektor properti. 

Insentif pemerintah terhadap sektor properti perlu didukung oleh komunikasi efektif kepada calon pembeli properti

Awal tahun 2022 yang diawali oleh perpanjangan insentif PPN 0 persen dan DP 0 Persen yang berhasil meningkatkan sentimen pasar terutama dalam hal transaksi properti di Lamudi.co.id. Ini tercermin dari meningkatnya angka minat pembelian properti sebesar 6,34 persen dalam periode Agustus 2021 hingga Mei 2022. Namun kurang maksimalnya insentif pemerintah dalam meningkatkan minat pembelian properti menandakan bahwa insentif ini belum bisa dikomunikasikan secara efektif ke calon pembeli properti. Hal ini membuka peluang kolaborasi antara pemerintah dan developer terutama dalam mencari cara untuk mengkomunikasikan insentif kepada developer agar berhasil mendongkrak angka penjualan properti.

Pentingnya upaya edukasi literasi finansial pada calon pembeli properti

Dalam periode Agustus 2021 hingga Mei 2022, tercatat bahwa tingkat diterimanya pengajuan KPR melalui Lamudi.co.id secara total adalah 47,32 persen. Ini menandakan bahwa masih perlunya ada upaya lebih untuk meningkatkan aksesibilitas terhadap pendanaan terutama yang ditujukan pada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Ini menandakan bahwa sinergi pemerintah dengan developer dalam menyediakan listing alternatif  perumahan dengan harga terjangkau dan dengan cara pembayaran yang mudah merupakan suatu hal yang perlu diprioritaskan. Di sisi lain, developer, agen properti, dan bank juga perlu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang literasi finansial yang memadai.

Rumah harga terjangkau mendominasi pencarian online

Pencarian properti di Lamudi.co.id masih didominasi oleh pencarian rumah dengan harga terjangkau. Ini ditunjukan oleh data yang menunjukan bahwa sebesar 35,7 persen dari pencari properti menginginkan properti dengan kisaran harga Rp200 juta hingga Rp600 juta. Dengan adanya preferensi pada harga tersebut, bisa disimpulkan bahwa masyarakat dengan tingkat pendapatan menengah ke bawah merupakan pencari utama platform pencarian properti online. Demografi ini tentunya menjadi kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan dan perhatian khusus dalam mendapatkan akses pendanaan yang memadai.

Baca selengkapnya dengan mengunduh laporan di bawah ini