Contoh Surat Perjanjian Sewa Apartemen

(Foto: Novriyadi)

Bagi masyarakat urban yang tinggal di perkotaan, tinggal di sebuah apartemen memang bisa dijadikan solusi yang paling ampuh untuk mendapatkan hunian yang nyaman untuk ditinggali. Menariknya selain dapat dijadikan tempat tinggal, apartemen ternyata juga bisa dijadikan instrument investasi yang sangat menggiurkan. Nah, bagi Anda yang saat ini berencana untuk menyewakan unit apartemen sebaiknya membuat terlebih dahulu surat perjanjian sewa apartemen.

Surat perjanjian tersebut sengaja dibuat guna mengetahui hak dan kewajiban dari pemilik dan penyewa apartemen. Nah, bagi Anda yang saat ini masih bingung bagaimana cara membuat surat pernjanjian sewa apartemen berikut ini adalah tips membuatnya dari Lamudi :

Sebelum membuat surat perjanjian sewa apartemen, ada beberapa hal yang harus diperhatikan :

  • Identitas pihak pertama dan pihak kedua

Dalam urat perjanjian, Anda wajib untuk memasukkan idetitas pihak pertama (pemilik unit apartemen) dan pihak kedua (penyewa apartemen). Identitas tersebut meliputi nama lengkap, umur, nomor KTP dan pekerjaan.

  • Alamat, tipe unit dan letak obyek perjanjian

Cantumkan juga data alamat, tipe unit dan letak apartemen yang ingin di sewakan.

  • Harga dan masa berlaku

Jangan lupa untuk menyertakan informasi harga sewa apartemen baik itu jika disewakan per bulan atau per tahun. Masa berlaku unit apartemen disewakan juga jangan lupa untuk dimasukan.

  • Tagihan

Pastikan dalam surat perjanjian tersebut Anda menyertakan kesepakatan dalam pembayaran listrik, tagihan telepon, air hingga TV kabel.

  • Informasi tentang fasilitas

Sertakan juga informasi tentang fasilitas yang terdapat dalam unit apartemen, jika unit apartemen fully furnish maka jelaskan secara terperinci tentang perabotan apa saja yang terdapat di unit apartemen Anda, seperti adanya tempat tidur, lemari sofa, meja, televise, kitchen set dan lain-lain.

  • Menyertakan saksi

Untuk memastikan bahwa proses sewa-menyewa apartemen Anda memiliki keabsahan yang kuat, sebaiknya sertakan 2 saksi contohnya seperti dari saksi pengurus apartemen atau manajemen apartemen.

  • Tanda Tangan, Materai, Lampiran

Setelah semua hal tersebut tercantum, pastikan surat perjanjian kontrak rumah dibuat 2 lampir untuk dipegang oleh kedua belah pihak. Serta tempel materai dan tanda tangani untuk mengesahkannya.

SURAT PERJANJIAN SEWA APARTEMEN

 

Pada hari ini ……………………….. tanggal …… …………… ..……..di ……………….., Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

  1. Nama             :           ………………………………………………………………..

Tempat, Tgl Lahir :           ………………………………………………………………..

Pekerjaan                :           ………………………………………………………………..

Alamat                     :          ………………………………………………………………..

………………………………………………………………..

Nomor KTP            :          ………………………………………………………………..

Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA (Pemilik)

  1. Nama              :           ………………………………………………………………..

Tempat, Tgl Lahir  :           ………………………………………………………………..

Pekerjaan                 :          ………………………………………………………………..

Alamat                      :          ………………………………………………………………..

………………………………………………………………..

Nomor KTP             :          ………………………………………………………………..

Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA (Penyewa)

 

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA dengan ini terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut :

  1. Bahwa, PIHAK PER TAMA adalah pemilik yang sah atas sebuah unit apartemen atas nama ……………………….., yang beralamat di……………………….. No unit.…. Kelurahan ……………………….., Kecamatan……………………….., Kabupaten/Kotamadya ……………………….., Propinsi ……………………….. (selanjutnya disebut “Apartemen”).
  2. Bahwa, PIHAK PERTAMA bermaksud untuk menyewakan Apartemen tersebut kepada PIHAK KEDUA sebagaimana PIHAK KEDUA bermaksud untuk menyewa Apartemen tersebut dari PIHAK PERTAMA.

 

Selanjutnya, untuk maksud tersebut di atas, PARA PIHAK sepakat untuk mengikatkan diri

dalam Perjanjian Sewa Apartemen(selanjutnya disebut “Perjanjian”) ini dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagaimana diatur dalam pasal-pasal di bawah ini:

Pasal 1

KESEPAKATAN SEWA-MENYEWA

  1. PIHAK PERTAMA dengan ini sepakat untuk menyewakan Rumah kepada PIHAK KEDUA sebagaimana PIHAK KEDUA dengan ini sepakat untuk menyewa Apartemen tersebut dari PIHAK PERTAMA.
  2. Sewa menyewa Apartemen sebagaimana dimaksud ayat (1) dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
  3. Harga Sewa sebesar Rp. …………………. (……………………………..…….rupiah) (“Harga Sewa”).
  4. Jangka Waktu Sewa adalah untuk selama …. (……..………) bulan / tahun*, yang dimulai pada tanggal …..… ……….……….. ……….dan berakhir pada tanggal ……… ………….……… …………. (“Masa Sewa”).

Pasal 2

HARGA DAN PEMBAYARAN

  1. PIHAK KEDUA akan menyewa Apartemen tersebut selama …… (……………………) tahun terhitung mulai tanggal …… ………………… ………. sampai dengan …… ………………… …………
  2. Harga sewa apartemen tersebut disepakati sebesar Rp. …………………. (………………… ……………….……………. rupiah) per bulan / tahun* atau total Rp. …………………. (…… …………………………….……………. rupiah) untuk keseluruhan jangka waktu sewa.
  3. (c1). Uang tersebut akan diberikan PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA bersamaan dengan penandatanganan Surat Perjanjian ini sebagai tanda pelunasan dari seluruh jumlah uang sewa termaksud.

(c2). Uang tersebut akan diberikan PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA secara BERTAHAP selama …… (………………………….) dan pelunasan terakhir tanggal …… ………………… ………. Dengan deposit awal sebesar Rp. …………………. (………………………………….… ………… rupiah).

  1. PIHAK PERTAMA akan memberikan kuitansi tanda bukti penerimaan tersendiri kepada PIHAK KEDUA.

Pasal 3

JAMINAN

 PIHAK PERTAMA memberikan jaminannya bahwa:

  1. Apartemen yang disewakan dalam perjanjian ini sepenuhnya merupakan hak PIHAK PERTAMA, bebas dari sengketa, dan tidak dalam keadaan disewakan maupun dijual kepada PIHAK KETIGA.
  2. PIHAK KEDUA dapat sepenuhnya menjalankan hak-haknya sebagai penyewa dari rumah tersebut dengan tidak diganggu gugat oleh pihak-pihak lain.

Pasal 4

PEMBEBANAN BIAYA DAN PERAWATAN

  1. PIHAK KEDUA berhak atas pemakaian aliran listrik, saluran nomor telepon, dan air PDAM yang telah terpasang sebelumnya pada bangunan rumah yang disewa.
  2. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk membayar semua tagihan-tagihan atau rekening-rekening serta biaya-biaya lainnya atas penggunaannya.
  3. Segala kerugian yang timbul akibat kelalaian PIHAK KEDUA dalam memenuhi kewajibannya sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA.
  4. PIHAK KEDUA berkewajiban merawat dan menjaga keadaan tersebut agar tetap dalam kondisi baik termasuk memelihara kebersihan dan kelestarian lingkungan termasuk memelihara kebersihan dan kelestarian lingkungan serta sarana-sarana kepentingan umum.

Pasal 5

HAK DAN KEWAJIBAN

 

Selama masa perjanjian sewa-menyewa ini berlangsung, PIHAK KEDUA tidak dibenarkan untuk:

  1. Memindahkan atau mengalihkan hak sewa berdasarkan perjanjian ini, baik untuk sebagian atau keseluruhannya kepada PIHAK KETIGA.
  2. Mempergunakan unit apartemen untuk tujuan yang lain dari pada yang disepakati dalam perjanjian ini, kecuali telah mendapat ijin secara tertulis dari PIHAK PERTAMA.
  3. Merenovasi unit apartemen tanpa adanya ijin tertulis dari PIHAK PERTAMA. Pasal 6

KERUSAKAN DAN BENCANA ALAM

  1. Kerusakan struktur bangunan apartemen sebagai akibat pemakaian sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA.
  2. PIHAK KEDUA dibebaskan dari segala ganti rugi atau tuntutan dari PIHAK PERTAMA akibat kerusakan pada bangunan yang diakibatkan oleh force majeure.

Yang dimaksud dengan Force majeure adalah:

  1. Bencana alam, seperti: banjir, gempa bumi, tanah longsor, petir, angin topan, serta kebakaran yang disebabkan oleh faktor eksternal yang mengganggu kelangsungan perjanjian ini.
  2. Huru-hara, kerusuhan, pemberontakan, dan perang.

Pasal 7

SYARAT PEMUTUSAN HUBUNGAN PIHAK KEDUA

 

PIHAK KEDUA dapat memutuskan hubungan sewa-menyewa sebelum jangka waktu perjanjian ini berakhir, dengan syarat-syarat:

  1. Terlebih dahulu memberitahukan maksudnya tersebut secara tertulis kepada PIHAK PERTAMA sekurang-kurangnya [(………) (…………………………………………waktu dalam huruf)] hari / bulan* sebelum berakhirnya jangka waktu perjanjian.
  2. Telah membayar semua tagihan-tagihan atau rekening-rekening serta biaya-biaya lainnya atas penggunaannya.
  3. Tidak berhak menuntut pengembalian uang sewa untuk jangka waktu sewa-menyewa yang belum dilaksanakannya.

Pasal 8

SYARAT PEMUTUSAN HUBUNGAN PIHAK PERTAMA

 

PIHAK PERTAMA dapat memutuskan hubungan sewa-menyewa sebelum jangka waktu perjanjian ini berakhir, dengan syarat-syarat:

  1. PIHAK KEDUA melanggar atau lalai melaksanakan salah satu ketentuan atau syarat perjanjian ini.
  2. PIHAK KEDUA lalai membayar harga sewa, biaya perawatan, dan/atau tagihan lainnya yang terhutang selama [(………) (…………………………………………waktu dalam huruf)] hari / bulan* setelah pembayaran itu jatuh tempo.

Pasal 9

MASA BERAKHIR KONTRAK

Setelah berakhir jangka waktu kontrak sesuai dengan Pasal 2 surat perjanjian ini, PIHAK KEDUA segera mengosongkan aparetmen dan menyerahkannya kembali kepada PIHAK PERTAMA serta telah memenuhi semua kewajibannya sesuai dengan surat perjanjian ini, kecuali kedua belah pihak bersepakat untuk memperpanjang sewa-menyewa kembali.

Pasal 10

HAL-HAL LAIN

Hal-hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini akan dimusyawarahkan bersama oleh kedua belah pihak.

 

Pasal 11

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Mengenai perjanjian ini dan segala akibatnya, kedua belah pihak bersepakat untuk memilih domisili yang tetap pada (…………………………..………………….. ).

 

Demikianlah Surat Perjanjian ini dibuat dalam 2 (dua) rangkap yang bermaterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama, ditandatangani kedua belah pihak di ……………………………… pada Hari ……………… Tanggal …… ( ………………………….. ) Bulan …………………. Tahun ……… ( …………………………..………………….. ), dan berlaku mulai tanggal tersebut sampai dengan tanggal …… ( ………………………….. ) Bulan …………………. Tahun ……… ( …………………………..………………….. )

 

 

               PIHAK PERTAMA,                                                                PIHAK KEDUA,

 

 

( …………….……………………….. )                                                ( …………….……………………….. )

 

Lihat juga contoh surat perjanjian lainnya dari Lamudi: