Cara Membuat Surat Keterangan Ahli Waris

Ilustrasi surat keterangan ahli waris (sumber: Shutterstock)

Keberadaan surat keterangan ahli waris atau SKW  merupakan hal yang penting, apalagi bagi mereka yang memiliki harta peninggalan berupa rumah, apartemen ataupun tanah. Keberadaan surat ini tentunya dapat meminimalisir terjadinya sengketa perebutan hak waris.     

Fungsi Surat Keterangan Ahli Waris 

Mempunyai dokumen Surat Keterangan Ahli Waris (SKW) memiliki peranan yang sangat penting, karena keberadaannya dapat membuat seseorang memiliki keabsahan secara hukum sebagai ahli waris orang tuanya yang telah meninggal. Adanya Surat Keterangan Ahli Waris ini juga berfungsi untuk berbagai urusan yang berkaitan dengan nama pewaris yang telah meninggal. Surat Keterangan Ahli Waris ini dibuat di Pengadilan Agama atau di Pengadilan Negeri.  

Beberapa Fungsi Surat Keterangan Ahli Waris 

  • Bukti keabsahan seseorang sebagai ahli waris 
  • Dengan SKW ini, seorang ahli waris bisa mencairkan deposito/tabungan atas nama pewaris di Bank 
  • Dengan SKW ini seorang ahli waris bisa mengubah nama surat tanah ataupun menjualnya   

Dokumen untuk Membuat Surat Pernyataan Ahli Waris 

  • Fotokopi KTP ahli waris 
  • Fotokopi Kartu Keluarga ahli waris 
  • Fotokopi KTP pewaris/orang tua yang telah meninggal 
  • Fotokopi surat nikah pewaris/orang tua yang telah meninggal 
  • Surat kematian pewaris/orang tua dari kelurahan 

Cara Membuat Surat Keterangan Ahli Waris  

  • Membuat surat permohonan dari RT/RW 
  • Membawa surat permohonan tersebut ke kantor kelurahan, dari sana pihak kelurahan akan beberapa formulir yang harus diisi
  • Setelah itu Anda membawa dokumen dari kelurahan ke kantor pengadilan agama untuk mendapatkan fatwa waris

Waktu Pembuatan Surat Keterangan Ahli Waris 

Menurut Surat Edaran Mahkamah Agung No 3 tahun 1998 mengenai Penyelesaian Perkara, waktu pembuatan surat keterangan ahli waris paling lama memakan waktu hingga 6 (enam) bulan. 

Biaya Pembuatan Surat Keterangan Ahli Waris 

Di beberapa kota, biaya untuk pembuatan Surat Keterangan Ahli Waris ini sudah digratiskan, namun ada juga memang daerah yang masih menerapkan tarif. Berdasarkan Undang-undang Peradilan Agama Pasal 90 ayat 1, biaya pengajuan fatwa waris berupa: biaya materai, biaya saksi, biaya pengambilan sumpah, biaya pemeriksaan, biaya pemanggilan, pemberitahuan atas perkara tersebut.