8 Desain Rumah Tahan Gempa, Serta Tips & Cirinya

Rumah tahan gempa
Ilustrasi rumah tahan gempa (sumber: litbang.pu.go.id)

Indonesia adalah sebuah negara yang secara geologis terletak di antara tiga lempeng utama dunia yakni lempeng Australia, lempeng Pasifik serta lempeng Eurasia. Ketiga lempeng tersebut seringkali bergerak dan bertumbukan sehingga menimbulkan gempa bumi. Sayangnya, gempa bumi sudah menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah kerugian materil akibat rumah roboh. Untuk itu, belakangan ini seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, mulailah banyak dibangun rumah modern tahan gempa. Dan berikut adalah contoh desain rumah tahan gempa yang bisa Anda tiru:

Desain Rumah Tahan Gempa

Rumah Dome / Rumah Teletubbies

rumah tahan gempa jogja
Sumber: visitingjogja.com

Pertama, ada rumah tahan gempa berbentuk dome atau lebih dikenal sebagai rumah teletubbies. Desain rumah anti gempa berbentuk dome ini sudah banyak sekali diadopsi dan salah satunya ada di Yogyakarta tepatnya area Sleman. Komplek rumah teletubbies di Jogja ini dibangun sebagai pemukiman bagi para warga yang terdampak gempa pada tahun 2006 silam.

Rumah Instan Sederhana Sehat / RISHA

risha rumah tahan gempa
Sumber: eproduklitbang.pu.go.id

RISHA rumah tahan gempa adalah hunian yang diprakarsai oleh Kementerian PUPR. Berbeda dengan rumah lainnya, RISHA memiliki sistem knock down dan bisa dibangun sampai 2 lantai. Proses pembangunannya hanya memerlukan waktu singkat dan harga jualnya pun murah. Meskipun begitu, RISHA sudah teruji bisa tahan terhadap guncangan sampai 8 SR (Skala Richter). Rumah ini sudah banyak digunakan di Aceh setelah bencana gempa dan tsunami tahun 2004 silam.

RIKO / Rumah Instan Konvensional

riko rumah instan konvensional
Sumber: Gambar via pu.go.id

Banyak digunakan sebagai rumah pengganti bagi para korban gempa Lombok 2018, RIKO atau rumah instan konvensional merupakan rumah anti gempa besutan Kementerian PUPR. rumah tahan gempa RIKO bisa dibangun dalam waktu yang singkat dan juga sudah teruji terhadap guncangan gempa.

Rumah Tanpa Kayu

rumah tanpa kayu conwood
Sumber: docplayer.info

Inovasi rumah tahan gempa ketiga datang dari Conwood Indonesia. Mirip dengan rumah sebelumnya, rumah tanpa kayu juga bisa dibangun dengan sangat cepat dan biayanya pun murah. Pada awal peluncurannya, rumah tanpa kayu dibanderol 75 juta Rupiah saja. Rumah tanpa kayu model yang satu ini sudah banyak dibangun di area Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sesuai namanya, rumah inovasi Conwood Indonesia bisa tahan guncangan hingga 6.4 SR (Skala Richter).

Rumah RIKA / Rumah Instan Kayu

rika-rumah-instan-kayu
Sumber: via litbang.pu.go.id

Keempat, ada RIKA yang juga merupakan karya dari Kementerian PUPR. Sesuai namanya, rumah instan kayu merupakan sebuah rumah tahan gempa yang berbahan dasar kayu. Bedanya, RIKA menggunakan teknologi LVL / Laminated Veneer Lumber sehingga kayu kelas rendah bisa menjadi setara dengan kayu kelas 3.

Barrataga / Bangunan Rumah Rakyat Tahan Gempa

barrataga
Sumber: barrataga.com

Barrataga adalah sebuah inovasi rumah tahan gempa tembokan yang diprakarsai oleh Prof. Sarwidi. Namun jangan khawatir, walaupun rumah tembok bukan berarti biaya yang diperlukan untuk membangun Barrataga menjadi mahal. Justru sebaliknya, rumah Barrataga sangat ekonomis dan untuk pengerjaannya pun cepat. Desain Barrataga pun lebih fleksibel dan membuat rumah tersebut lebih nyaman dihuni.

RUSPIN / Rumah Unggul Sistem Panel Instan

ruspin pupr
Sumber: litbang.pu.go.id

Merupakan pengembangan dari teknologi RISHA, RUSPIN adalah rumah tahan gempa yang juga menjadi solusi bagi pemenuhan angka kebutuhan hunian yang terus meningkat. RUSPIN mengadopsi teknologi rangka rumah pracetak dengan sistem panel menggunakan sambungan baut. RUSPIN pun bisa dibangun dan dikembangkan untuk menjadi rumah dua lantai.

Rumah Tahan Gempa Ferosemen

Terakhir, ada sebuah teknologi terbaru untuk pembangunan rumah tahan gempa yakni teknologi ferosemen. Sama dengan rumah tahan gempa yang lain, rumah ferosemen ini sangat mudah dibangun. Ditambah, rumah tahan gempa ferosemen ini pun lebih fleksibel diaplikasikan ke berbagai macam kontur tanah.

Rumah Panggung 

Rumah panggun adalah salah satu desain rumah tahan gempa yang populer digunakan pada masyarakat pedesaan di Indonesia. Desain rumah ini bisa meminimalisir terjadinya kerusakan saat gempa, karena konstruksinya tidak menempel pada tanah. 

Tips untuk Membuat Rumah Tahan Gempa

Tentunya, untuk membangun hunian tahan gempa pun memiliki tips tersendiri agar lebih maksimal. Berikut adalah tips membangun hunian tahan gempa sesuai dengan Pedoman Teknis Rumah Tahan Gempa:

  • Perhatikan Kondisi Sekitar

Sebelum mulai membangun, ada baiknya Anda memperhatikan kualitas lokasi sekitar. Misalnya kualitas tanah. Pastikan tanah yang akan dibangun merupakan tanah padat. 

  • Sesuai Standar

Indonesia memiliki sistem standar nasional untuk mengukur segala hal yang disebut dengan SNI. Oleh sebab itu, dalam membangun hunian tahan gempa yang sesuai dengan pedoman teknis, pastikan segala materialnya sudah SNI. 

  • Pondasi & Ketinggian Rumah

Sangat penting untuk memperhatikan kekuatan pondasi dan ketinggian rumah dalam membangun hunian tahan gempa. Sebab, alih – alih membuat Anda aman dari gempa, pondasi yang buruk dan ketinggian rumah yang tidak sesuai justru akan membuat Anda celaka.

  • Kesimetrisan Rumah

Rumah yang dibangun dengan simetris akan lebih mampu menghadapi guncangan gempa. Oleh karena itu, perhatikan kesimetrisan rumah agar manfaat yang diterima menjadi lebih maksimal.

 Ciri Rumah Tahan Gempa

Berdasarkan tips diatas, maka bisa disimpulkan bahwa hunian tahan gempa memiliki ciri seperti di bawah ini:

  • Dibangun di atas tanah yang padat
  • Memiliki pondasi yang kuat
  • Tingkat simetris sangat tinggi
  • Ketinggian rumah sesuai dengan pedoman teknis rumah tahan gempa
  • Menggunakan material yang sesuai dengan standar nasional Indonesia.