Prediksi Bisnis Properti 2017

Tahun 2017 kini tinggal menghitung hari, banyak orang kini mulai mepersiapkan diri untuk menyambutnya. Bagi mereka kalangan eksekutif, menjelang hari pergantian tahun merupakan momen yang paling penting untuk memprediksi peluang bisnis yang akan terjadi pada tahun berikutnya.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, lantas bagaimana dengan bisnis properti tahun 2017 mendatang? Menurut Ali Tranghanda Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch tahun 2017 mendatang bisnis properti akan mengalami pertumbuhan penjualan yang cukup baik, ia memprediksikan nilai penjualan tahun 2017 nanti akan tumbuh sebesar 15%.

Optimisme menggeliatnya pasar properti tahun depan memang bukannya tanpa sebab, Ali mengatakan ada beberapa faktor mengapa sektor ini akan .. salah satunya karena adanya berbagai stimulus yang diluarkan oleh pemerintah seperti menurunnya bunga kredit, pelonggaran LTV, potongan pajak penjualan hingga tax amnesty.

Ali mengatakan, lonjakanan pembelian properti akan mulai terasa pada kuartal ke dua tahun 2017, setelah dilakukannya Pilkada Februari 2017,”Tetapi itu dengan catatan Pilkada 2017 nanti akan berlangsung lancar, tidak kisruh,” kata Ali.

Segmen menengah diprediksikan tahun 2017 nanti akan menjadi primadona, dengan kisaran harga Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. Maraknya pembeli mengincar di kelas ini karena peminat

“Segmen menengah nanti akan masih mendominasi, sama seperti tahun 2016 43% penjualan properti ada pada segmen menengah,” jelas Ali.

Ali menjelaskan sebenarnya kondisi bisnis properti tahun 2016 sudah mulai meningkat, buktinya pada kuartal tiga tahun 2016 nilai penjualan naik sebesar 8,1 persen dan unit penjualan naik sebesar 11,3 persen di wilayah Jabodetabek dan Banten.

“Namun sayangnya tren positif ini menurun memasuki kuartal 4, karena gejolak politik Pilkada,” kata Ali.

Daerah yang berpotensi menjadi sunrise properti

Ali mengatakan, tahun 2017 mendatang, daerah yang berpontesi menjadi sunrise properti berada pada daerah yang dilalui oleh Transit Oriented Development (TOD) seperti LRT, MRT dan jalan tol. Area tersebut adalah Bekasi, Bogor, Cibubur, Cawang, Cimanggis, Sentul, dan Lebak Bulus.

“Saya memperkirakan harga-harga properti disana nantinya akan melonjak sebesar 15% tahun 2017 mendatang,” kata Ali.

 

Picture by Novriyadi/Lamudi    

 

Previous articleSaat Ini Beli Token Listrik Bisa Lewat Online
Next articleCara Mudah Membeli Furnitur
Novriyadi mengawali karir sebagai reporter sejak tahun 2008 di sejumlah media massa, kemudian tahun 2015 ia bergabung ke Lamudi.co.id sebagai Senior SEO Content Writer. Di Lamudi, bersama SEO content writer lainnya, ia telah membuat beragam informasi menarik seputar dunia properti, mulai dari arsitektur, desain interior, bisnis properti dan lain sebagainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here