Perhatikan Hal Ini Sebelum Over Kredit Rumah

(Foto: Paulbr75/pixabay)

Sebenarnya ada banyak cara yang dilakukan untuk bisa membeli rumah dengan harga miring, salah satunya adalah dengan mengikuti skema over kredit rumah.

Over kredit rumah adalah skema pembelian rumah dengan melanjutkan mencicil Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari debitur sebelumnya. Dalam proses over kredit rumah biasanya ada tiga pihak yang terlibat. Pihak pertama adalah penjual atau debitur awal, pihak kedua adalah anda sebagai calon debitur pengganti (penerus) kredit rumah dan pihak ketiga pemberi kredit yaitu bank.

Ada beberapa keuntungan yang akan didapatkan ketika menggunakan over kredit rumah, masa tenor cicilan yang berkurang karena Anda tinggal melanjutkan cicilan KPR yang telah dijalankan oleh dibitur sebelumnya hingga mendapatkan cicilan dengan bunga yang lebih rendah.

Nah, bagi Anda yang saat ini ingin mengajukan over kerdit rumah, berikut ini adalah beberapa tipsnya:

Tips Over Kredit Rumah 

Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum anda memutuskan untuk meneruskan kredit atau menggantikan posisi debitur dari sebuah rumah KPR. Hal-hal tersebut adalah:

  • Lakukan pemeriksaan dengan seksama dan cermat kondisi rumahnya, jangan mudah terkecoh dengan harga murah.
  • Jangan lupa untuk mengecek lokasi dan posisi rumah. Karena bisa saja pihak pertama meng-overkredit-kan rumahnya dikarenakan lokasinya yang tidak menguntungkan.
  • Gali dan cari informasi tentang kondisi lingkungan rumah, entah itu masalah keamanan maupun masalah lainnya, contohnya apakah beresiko banjir atau tidak.
  • Periksa dengan teliti keabsahan kepemilikan rumah. jika ternyata terdapat masalah seperti sengketa alangkah lebih baik untuk meninggalkannya.
  • Kalkulasikan dengan cermat dan seksama tentang berapa nilai transaksi dan nilai jual rumah tersebut, apakah lebih murah ataukah lebih mahal dari harga yang seharusnya. Anda dapat melakukan pengecekan dan pemeriksaan harga pasaran rumah disekitar lokasi sebelumnya, dan tidak lupa untuk memeriksa nilai jual obyek Pajak dalam struk tagihan PBB.
  • Periksa dan cek total keseluruhan angsuran KPR yang sudah dibayarkan oleh debitur dan berapa sisa kewajibannya. Apakah pihak pertama selalu disiplin mengangsur kewajibannya ataukah terdapat denda akibat keterlambatan.