Ini Bedanya Booking Fee dan Uang Reservasi. Lihat Infonya!

booking fee
Ilustrasi foto: Pixabay

Dalam proses transaksi khususnya properti rumah dijual baru, seringkali pengembang atau tim sales memberi syarat untuk memberikan booking fee atau uang reservasi. Tetapi, terkadang mereka tidak menjelaskan secara rinci sehingga Anda tidak dapat membedakannya.

Perbedaannya cukup signifikan, jadi Anda harus memperhatikannya secara cermat. Bagaimana penjelasannya? Simak di bawah ini:

Pengertian Booking Fee dan Uang Reservasi

Pada pembelian properti, booking fee adalah sejumlah uang yang dibayarkan untuk menunjukkan keseriusan seseorang sebelum membeli rumah dijual. Sementara uang reservasi adalah uang yang dibayarkan sebelum booking fee. Besaran uang reservasi tidak sebesar uang booking fee. 

Cek Juga: Proyek Perumahan Taman Narogong Indah

Perbedaan Booking Fee dan Uang Reservasi

Booking Fee

Uang Reservasi

Sudah yakin dan serius untuk membeli unit rumah tersebut

Masih ragu untuk membeli

Tidak dapat direfund. Kalau bisa direfund, tidak 100%

Bisa direfund 100%

Tenggat waktu sampai ke pembayaran berikutnya lebih lama

Tenggat waktu ke pembayaran berikutnya sebentar

Besaran Uang Booking Fee 

Tiap pengembang menetapkan harga booking fee berbeda-beda, tergantung dari harga rumahnya. Tetapi biasanya besaran uang booking fee adalah mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 30 juta. Kalau Anda membatalkan pembelian (secara sepihak), booking fee akan dipotong sekian persen. Jadi, sebaiknya Anda sudah yakin untuk membeli unit rumah tersebut.

Cek Juga: Proyek Perumahan Providence House

Tips Sebelum Melakukan Booking Fee

Besaran uang booking tidak kecil dan mengetahui uang tersebut tidak dapat dikembalikan 100%, sebaiknya Anda melakukan hal-hal di bawah ini supaya tidak rugi nantinya. 

Lakukan BI Checking

Pengecekan BI checking ini menjadi syarat penting dalam proses pembelian rumah. Hal tersebut dikarenakan kalau nama Anda tidak bersih, dalam arti masih ada hutang yang belum dibayarkan, proses pembelian rumah sulit atau bahkan tidak dapat dilakukan. Maka dari itu, sebaiknya Anda melakukan BI checking sendiri.

Baca Juga: Langkah Mudah Cara Cek BI Checking Via HP

Lakukan Simulasi KPR

Setelah tahu nama Anda bersih pada proses BI checking, selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah melakukan simulasi KPR. Kalau Anda bingung melakukannya secara online, dapat datang langsung ke bank dan bertanya kepada pegawainya. Dengan begitu, Anda akan tahu seberapa besar kemampuan membeli rumah.

Banyak Melakukan Survei

Melakukan banyak survei perumahan memang penting. Hal tersebut supaya Anda memiliki banyak pertimbangan, apalagi dari segi besaran uang booking serta berapa persen pengembalian kalau Anda membatalkan pembelian.

Pastikan Hal-hal Lain Pada Unit Rumah

Selain mencari informasi lengkap mengenai booking fee, Anda juga harus memperhatikan hal lain seperti lokasi, kondisi, fasilitas sekitar, hingga track record pengembang unit rumah tersebut.

Cek Juga: Daftar Rumah Dijual di Alam Sutera