Paramount Land Luncurkan 2 Rumah Kos Neo Portico & Fitto @Amarillo Village

paramount land Fitto Amarillo Village & Neo Portico

Properti menjadi salah satu instrumen investasi paling fleksibel, menguntungkan, dan minim resiko. Karena alasan ini, makanya tak heran banyak pebisnis yang akhirnya lebih memilih properti ketimbang jenis investasi lainnya, seperti emas, saham, atau obligasi.

Melihat hal tersebut makanya tak heran, banyak pengembang yang akhirnya meluncurkan berbagai produk properti untuk investasi, salah satunya seperti Paramount Land, yang baru-baru ini meluncurkan produk yang memadukan konsep hunian dan komersial yakni Fitto @Amarillo Village dan Neo Portico.

Neo Portico Paramount Land

Menurut Aryo Tri Ananto, Direktur Paramount Land, Neo Portico merupakan sebuah hunian multifungsi yang dapat digunakan untuk tempat tinggal dan tempat usaha, terutama untuk jenis usaha indekos, pasalnya memang kebutuhan hunian indekos di sekitar Gading Serpong sangat tinggi. Berdasarkan survei internal developer, tercatat ada sekitar 10.000 mahasiswa ataupun karyawan membutuhkan hunian di sekitar Gading Serpong, sehingga jumlah ini dinilai sangat potensial untuk digarap.

Aryo juga mengatakan, bagunan setiap unit Neo Portico terdiri atas empat lantai plus semi basement untuk parkir, untuk di area ground floor investor bisa menggunakannya untuk tempat komersial, dan untuk di lantai satu hingga tiga dapat digunakan sebagai tempat usaha indekos.

Masing-masing lantai berisikan jumlah kamar yang berbeda, contohnya untuk di lantai satu yang berisikan empat kamar tidur lengkap dengan kamar mandi di dalamnya, sedangkan untuk lantai dua dan tiga masing-masing memiliki tiga kamar tidur. Yang menariknya lagi, jika memang para investor tidak memiliki cukup dana untuk membeli satu unit Neo Portico, mereka diperbolehkan untuk membeli satu lantai yang hanya terdiri dari 3 kamar tidur saja.

“Harga Neo Portico ini kita jual mulai dari Rp509 jutaan,” kata Aryo.

Fitto@Amarillo Village Paramount Land

Sementara untuk Fitto@Amarillo Village, merupakan sebuah hunian yang dapat juga difungsikan sebagai indekos. Hunian ini terdiri dari dua lantai, masing-masing lantai memiliki dua kamar tidur, dapur, ruang tamu, kamar mandi serta tangga yang berada di luar rumah. Guna memberikan kenyamanan, setiap unit rumah ini juga dilengkapi dengan satu buah tangga tambahan yang berada di luar rumah, hal ini sengaja dilakukan untuk memberikan akses masuk terpisah.

Fitto @ Amarillo Village ini memiliki lebar 6 meter (LT 48/LB 63 m2). Rencananya perumahan ini hanya dibangun sebanyak 63 unit dan dijual mulai dari Rp 977 jutaan (tipikal).

Sementara menurut Andreas Nawawi, Managing Director Paramount Land, menjalankan bisnis indekos di Kota Gading Serpong ini sebenarnya merupakan sebuah prospek bisnis yang sangat menjanjikan, karena banyak lokasi Gading Serpong berdekatan dengan area perkantoran dan sekolah atau kampus, apa lagi harga rata-rata sewa kamar di area ini cukup tinggi sehingga menjanjikan keuntungan yang menggiurkan.

“Setiap bulannya rata-rata harga sewa kamar indekos di sekitar mencapai Rp2 juta, maka dengan angka tersebut dalam waktu hanya 6 tahun maka investor sudah bisa balik modal,” kata Andreas.