Mana yang Lebih Untung, Beli Rumah Baru atau Rumah Bekas?

(Foto: Paullbr75/pixabay)

Setiap orang tentu ingin memiliki rumah pribadi yang dibeli dengan hasil jerih payahnya sendiri, yang nantinya menjadi bekal untuk ditempati di masa depan. Jika belum berencana berpindah ke rumah pribadi, Anda dapat berinvestasi sewa rumah yang mendatangkan pendapatan pasif yang cukup menggiurkan. Masing-masing pencari properti tentu memiliki rumah idaman dengan kriterianya masing-masing. Bagaimana pun, membeli rumah tak semudah memilih menu makanan untuk disantap. Tentu terdapat bejibun pertimbangan sebelum akhirnya mantap untuk memilih unit yang cocok. Lalu lebih untung mana, beli rumah baru atau bekas?

Keuntungan Beli Rumah Baru:

  • Desain arsitektur rumah dapat disesuaikan dengan keinginan Anda saat pertama dibangun. Pun apabila memilih rumah baru besutan developer, desain rumah tentu lebih up to date.
  • Bangunan rumah baru sehingga tidak membutuhkan renovasi. Selain itu, terkadang developer memberikan tanggungan jaminan perbaikan apabila terdapat kerusakan dalam jangka waktu yang ditentukan.
  • Lingkungan perumahan yang eksklusif terbentuk melalui tipe perumahan cluster atau townhouse.
  • Kenyamanan dan keamanan lebih dengan one gate system dan security 24 jam.
  • Terdapat promo yang diberikan oleh developer dapat berbentuk perabot, tambahan atap carport, cash back, dsb.

Kekurangan Beli Rumah Baru:

  • Lokasi perumahan baru biasanya menyasar kawasan berkembang dengan rencana akses tol atau jalur moda transportasi terbaru sehingga sementara waktu bergantung kepada fasilitas dari pengembang seperti misalnya transportasi berupa shuttle.
  • Area permukiman baru terbilang cukup sepi. Tetangga di lingkungan sama-sama orang baru sehingga kurang mengetahui seluk-beluk kawasan.
  • Terkadang rumah besutan developer indent sehingga belum siap huni.
  • Calon pembeli hunian harus lebih jeli mengenai surat-surat rumah dan biaya KPR.

Keuntungan Beli Rumah Bekas:

  • Harga rumah bisa di nego dengan pemiliknya langsung sehingga kemungkingan mendapatkan rumah murah lebih besar.
  • Rumah siap huni, kecuali jika terjadi kerusakan parah yang membutuhkan perbaikan total.
  • Dari segi lokasi, ada yang lebih menyukai hunian di pusat kota dengan hiruk pikuknya, ada pula yang mencari oase ketenangan di pinggiran kota. Baik di pinggir maupun tengah kota, rumah bekas biasanya berada di area permukiman yang sudah ramai.
  • Terdapat lingkungan tetangga yang sudah lama menempati area tersebut sehingga Anda dapat bersosialisasi untuk mengetahui seluk-beluk area permukiman.
  • Fasilitas di sekitar hunian seperti sekolah, kesehatan, dan transportasi umum biasanya sudah tersedia lengkap karena merupakan area permukiman ramai penduduk.

Kekurangan Beli Rumah Bekas:

  • Anda harus jeli melihat usia bangunan rumah dan bagian-bagian yang membutuhkan beberapa renovasi. Jangan sampai dana yang dikeluarkan melebihi batas hingga lebih mahal dari unit baru.
  • Anda harus jeli melihat status dan riwayat rumah  agar terhindar dari hal-hal yang merugikan di masa depan.
  • Gaya arsitektur rumah yang kurang up to date, berbeda dengan rumah baru yang dibangun dengan desain terbaru.
  • Lingkungan tetangga yang dihuni bermacam-macam keluarga dari keluarga muda hingga usia lanjut sehingga harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang sudah terbentuk. Kurang cocok bagi keluarga yang mengidamkan kebebasan.

Penulis  : Putri Dinasty

Editor    : Novriyadi