Bisnis properti di kota Balikpapan diperkirakan akan semakin tumbuh pesat. Kota terbesar kedua di Kalimantan Timur ini sudah sejak lama bertransformasi menjadi destinasi utama para pendatang dari berbagai wilayah di Indonesia.
Hal tersebut diiringi realisasi investasi yang terus tumbuh dari tahun ke tahun. Pada gilirannya, menstimulasi tingginya kebutuhan hunian, perhotelan, pusat belanja, dan kawasan industri.
Di Balikpapan ini pun kini telah banyak dibangun beragam proyek properti yang menawarkan hunian untuk para pencari properti, salah satunya oleh PT Agung Podomoro Land Tbk, yang tengah mengembangkan mega proyek yang diberi nama Borneo Bay City.
Proyek ini dibangun dengan konsep superblock, di sana dibangun beragam proyek properti seperti mall, apartemen, hotel, taman dan pusat kuliner. Borneo Bay City ini dibangun di Jalan Sudirman Central Bisnis (SCBD), kawasan ini merupakan denyut perekonomian Kota Balikpapan lantaran menjadi pusatnya kegiatan bisnis juga pemerintahan.
Untuk proyek apartemennya sendiri, pihak APL menamainya dengan nama Borneo Bay Residence. Rencana di sana nanti pihak pengembang akan membangun 7 menara yang diperuntukan sebagai apartemen dengan total unit mencapai 1.220.
“Sejak diperkenalkan tahun 2013 lalu, keberadaan apartemen kita mendapatkan respons yang sangat positif dari pencari properti, hal ini ditandai dengan terjualnya sekitar 85 persen unit apartemen,” kata Tri Wijaya, Head of Promotion.
Investasi properti yang menggiurkan
Bisa dibilang saat ini, potensi investasi properti di kota Balikpapan cukup menggiurkan, apalagi untuk hunian apartemen. Hal ini dapat dilihat semakin meningkatnya jumlah penduduk di Kota Minyak tersebut. Berdasarkan data, tahun 2016 lalu pertumbuhan penduduk di Kota Minyak tersebut mencapai 762.492 meningkat sekitar 25 ribu jiwa jika dibandingkan tahun 2015.
Tri mengatakan, potensi pertambahan pasokan properti hunian, terutama apartemen juga diprediksi akan terus meningkat. Menguatnya tingkat permintaan tersebut juga akan memicu harga jual properti tersebut.
Contohnya seperti apartemen Borneo Bay Residence ini, saat pertama kali diluncurkan harga perdananya hanya Rp 400 juta namun saat ini sudah melonjak hingga mencapai Rp 1 miliar.
“Pasar apartemen di Balikpapan semakin menarik. Pasar semakin luas ceruknya, karena banyak pendatang dan pebisnis dari luar kota. Mereka tentu saja membutuhkan hunian yang dekat dengan kantor dan usahanya,” tandas Tri.





