Bekasi, Area Paling Potensial Investasi Properti Tahun 2016

Akhir tahun 2015 tinggal menghitung hari, lalu bagaimana nasib investor industri properti tahun 2016 mendatang ? akankah tahun 2016 mendatang akan mucul daerah “sunrise” area yang memiliki potensi besar investasi untuk mengalami pertumbuhan harga properti.

Menurut Ali Tranghanda Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW), untuk di wilayah Jabodetabek tahun 2016 mendatang, area investasi properti 2016 yang paling diburu adalah koridor timur Jakarta, contohnya seperti Bekasi.

Menurutnya, tahun depan akan banyak pengembang yang akan melirik Bekasi untuk mengembangkan sayap bisnis properti. Banyaknya infrastruktur yang dibangun di Bekasi menjadi alasan utama mengapa pengembang menanamkan dana infestasinya disana.   

“Bekasi memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan area lainnya, karena di sana banyak akses tol dibangun seperti Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, Tol Cimanggis-Cibitung, Tol Cakung-Cilincing, rel kereta, dan rencana pembangunan LRT,” kata Ali.

Ali mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu tulang punggung perkembangan industri investasi properti 2016, keberadaan infrastruktur yang baik akan mendorong terbukanya aksesbilitas, karena salah satu alasan seseorang membeli atau melakukan investasi properti karena di tempat tersebut memiliki akses yang baik untuk berpergian.

Hal senada juga disampaikan oleh Anton Sitorus, Director Head of Research & Consultancy Savills, menurutnya Bekasi tahun 2016 mendatang akan menjadi salah satu area yang sangat potensial untuk berinventasi properti, pasalnya harga tanah di sana masih relatif terjangkau jika dibandingkan dengan beberapa daerah penyangga lainnya.

“Dibandingkan dengan harga tanah di daerah penyangga lainnya seperti Serpong, BSD atau pun Depok, harga tanah di Bekasi masih murah, jadi hal ini menjadi salah satu peluang bagi investor properti,” kata Anton.   

Investasi Properti pada Segmen Menengah Masih Menggiurkan      

Sementara menurut Eddy Ganefo Ketua Umum Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI) memprediksikan tahun 2016 mendatang segmentasi rumah dijual di Bekasi untuk di kelas menegah masih cukup menggiurkan, ia menilai tahun 2016 mendatang akan banyak pengembang yang mengicar kelas ini untuk pembangunan proyek properti.

Segmen kelas menengah yang ia maksud adalah mereka dengan kemampuan daya beli rumah seharga di bawah Rp 500 juta, menurutnya ceruk pasar untuk di segmen tersebut sangat besar, hal ini akan berbeda untuk produk-produk di kelas atas, yang dinilai akan menurun karena tergerus kondisi perekomian yang belum stabil.     

“Apa lagi untuk rumah-rumah subsidi untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah, saya memprediksikan, rumah untuk disegmen tersebut nantinya akan sangat banyak di cari,” kata Eddy.   

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here