Apa Itu Basement? Fungsi, Jenis & Cara Membuatnya

Tipe rumah
(Sumber : Freepik)

Dalam dunia konstruksi modern, penggunaan lahan yang semakin terbatas, terutama di kota-kota besar sehingga mendorong pembangunan secara vertikal. Selain rumah tinggal, salah satu solusi yang sering digunakan adalah pembangunan basement.

Basement menjadi pilihan bangunan konstruksi ke bawah yang punya banyak manfaat. Selain itu, adanya basement atau lebih dikenal dengan ruang bawah tanah juga menjadi salah satu cara mengoptimalkan penggunaan lahan. Untuk tahu lebih jelas, fungsi dan bagaimana pelaksanaan konstruksi basement simak ulasan berikut ini!

Apa Itu Basement?

Basement adalah lantai bangunan yang berada di bawah permukaan tanah, dan dapat terdiri dari satu atau beberapa lantai. Secara umum, basement memiliki beberapa fungsi, termasuk tempat parkir, ruang utilitas, gudang, dan bahkan sebagai ruang tambahan untuk keperluan seperti ruang kerja, ruang hiburan, atau ruang tidur dalam rumah. Di Inggris, istilah “basement” digunakan untuk menyebut ruang bawah tanah di gedung bertingkat, sementara ruang bawah tanah di rumah disebut “cellar.”

Fungsi Basement pada Bangunan

Selain berfungsi memaksimalkan lahan, berikut ini adalah beberapa fungsi utama adanya basement dalam konstruksi bangunan.

Memperdalam Kedalaman Pondasi

Fungsi basement membantu memperdalam dasar pondasi, yang dapat meningkatkan daya dukung tanah dasar. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas bangunan.

Meningkatkan Stabilitas Konstruksi

Dengan pembuatan basement, bangunan dapat lebih stabil terhadap gaya geser atau gaya guling yang mungkin terjadi. Ketika berat tanah yang digali sebanding dengan berat bangunan di atasnya, tidak akan terjadi penurunan bangunan.

Baca Juga: Ini Dia 5 Manfaat Punya Basement Rumah!

Jenis-Jenis Basement

Basement atau lebih dikenal dengan ruang bawah tanah ada banyak sekali jenisnya. Setiap jenis basement punya karakteristik dan fungsi khusus. Berikut ini beberapa jenis basement yang perlu Anda tahu.

1. Walk-out Basement

Biasanya terletak di daerah landai, basement ini memungkinkan akses dari luar rumah. Beberapa bagian dari ruang basement bisa diakses langsung dari luar, sementara yang lainnya dapat diakses dari dalam rumah.

2. Walk-up Basement

Jenis basement ini memiliki akses keluar-masuk sendiri dengan pintu dan tangga di luar rumah. Namun, tangga ini rentan menjadi licin dan lembab, terutama selama musim hujan.

3. Look-out Basement

Basement ini memiliki dinding yang mencapai lantai dasar rumah, memungkinkan penghuni melihat ke luar melalui jendela basement. Hal ini memberikan pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik.

4. Cellar

Jenis ini khusus digunakan untuk menyimpan makanan atau minuman, seperti anggur. Jenis basement cellar dirancang untuk menjaga suhu konsisten sepanjang tahun.

Fungsi Basement Rumah

Selain memiliki fungsi untuk konstruksi bangunan ada banyak manfaat lain dari pembangunan basement. Berikut ini adalah fungsi ketika membangun basement.

1. Pemanfaatan Ruang Tambahan

Fungsi utama dari pembangunan basement adalah memberikan tambahan ruang yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Basement dapat digunakan sebagai ruang parkir, gudang penyimpanan, ruang utilitas, ruang kerja, ruang hiburan, atau bahkan sebagai ruang tidur tambahan. Terutama di kota-kota dengan harga properti yang tinggi, basement seringkali menjadi solusi untuk memaksimalkan penggunaan lahan yang terbatas.

2. Penggunaan Ruang Utilitas

Basement sering digunakan sebagai tempat untuk menyimpan berbagai sistem utilitas bangunan seperti sistem listrik, pendingin udara, sistem pemanas, dan peralatan utilitas lainnya. Ketersediaan ruang ini memudahkan pemeliharaan dan perbaikan sistem-sistem ini.

3. Fleksibilitas Desain Interior

Keberadaan basement memberikan fleksibilitas dalam desain interior bangunan. Ini memungkinkan untuk memisahkan fungsi-fungsi yang berbeda dalam ruang yang berbeda, sehingga ruang atas dapat didedikasikan untuk kebutuhan tertentu sementara ruang bawah tanah (basement) digunakan untuk keperluan lainnya.

4. Penyimpanan Barang

Basement seringkali dijadikan tempat penyimpanan barang-barang yang tidak terpakai. Ini membantu menjaga kebersihan dan keteraturan ruangan di lantai atas, sehingga barang-barang yang tidak sering digunakan dapat disimpan dengan rapi.

Baca Juga: Penjelasan Standar Parkiran Basement di Apartemen

5. Ruangan yang Tahan Terhadap Perubahan Suhu

Basement juga dapat dirancang untuk menciptakan kondisi suhu yang stabil sepanjang tahun. Jenis basement seperti “cellar” sering digunakan untuk menyimpan makanan dan minuman karena memiliki suhu yang konsisten, yang dapat memperpanjang masa simpan barang-barang tersebut.

6. Ruang Keamanan

Beberapa pemilik bangunan menggunakan basement sebagai ruang keamanan. Ruang ini dapat difungsikan untuk melindungi diri dan barang berharga dalam situasi darurat, seperti badai atau ancaman keamanan.

Cara Membuat Basement Rumah Tinggal 

1. Perencanaan dan Desain

Sebelum memulai, buatlah rencana desain yang menyeluruh. Tentukan ukuran, kedalaman, dan fungsi dari basement yang akan dibangun. Pertimbangkan faktor-faktor seperti kelembapan, ventilasi, dan pencahayaan. Konsultasikan dengan arsitek atau ahli bangunan untuk mendapatkan desain yang sesuai dengan struktur rumah Anda.

2. Izin Pembangunan

Sebelum memulai proses pembangunan, pastikan Anda mendapatkan semua izin yang diperlukan dari pemerintah setempat. Izin ini penting untuk memastikan bahwa pembangunan basement Anda sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku.

3. Penggalian

Proses penggalian merupakan langkah awal pembuatan basement. Ini harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan pada struktur rumah yang sudah ada. Gunakan alat berat untuk penggalian dan pastikan dinding penggalian diperkuat untuk mencegah longsor.

4. Pembuatan Fondasi dan Dinding Basement

Setelah penggalian selesai, langkah selanjutnya adalah pembuatan fondasi. Fondasi harus kuat dan stabil untuk menopang berat rumah. Gunakan beton bertulang untuk dinding dan lantai basement. Pastikan juga bahwa dinding basement kedap air untuk mencegah masuknya kelembapan.

5. Pemasangan Sistem Drainase

Sistem drainase sangat penting untuk mencegah genangan air dan kelembapan. Pasang saluran pembuangan air dan pompa jika diperlukan. Sistem ini akan menjaga basement Anda tetap kering dan nyaman.

6. Ventilasi dan Pencahayaan

Ventilasi dan pencahayaan yang baik adalah kunci untuk membuat basement yang nyaman. Pertimbangkan pemasangan jendela atau ventilasi buatan untuk sirkulasi udara. Untuk pencahayaan, gunakan kombinasi pencahayaan alami dan buatan untuk menciptakan suasana yang hangat dan menyenangkan.

7. Isolasi dan Finishing

Isolasi dinding sangat penting untuk menjaga suhu di dalam basement tetap stabil. Gunakan bahan isolasi yang berkualitas untuk menghindari kehilangan panas atau masuknya kelembapan. Setelah itu, lakukan finishing dinding, lantai, dan langit-langit sesuai dengan desain yang telah direncanakan.

Inspirasi Desain Rumah dengan Basement Menarik

Setelah mengetahui penjelasan lengkap tentang basement, berikut ini adalah rekomendasi desain rumah dengan basement yang bisa Anda ikuti. Unik!

Desain Rumah dengan Basement Kontemporer

Desain rumah dengan basement kini semakin populer di kalangan pemilik hunian. Biasanya, basement ini digunakan untuk ruang hiburan pribadi seperti space bermain billiard.

Nah, salah satu desain yang banyak diminati adalah desain rumah dengan basement kontemporer.

Desain basement ini mengedepankan sentuhan modern dan fungsional. Misalnya batu alam pada tembok, lampu dengan gaya modern hingga beberapa tambahan dekorasi. Dengan begitu, ruang hiburan Anda akan jauh lebih nyaman dan menyenangkan.

Desain Rumah dengan Basement Minimalis Sederhana

Desain rumah dengan basement kedua adalah minimalis sederhana. Umumnya, penggunaan cat untuk konsep ini adalah warna-warna monokrom seperti hitam, putih dan abu-abu.

Peletakkan furniture juga sangat mempengaruhi konsep ini. Ya, dengan tata letak yang efisien dan penggunaan ruang yang bijaksana, ruang basement Anda akan nyaman tanpa kehilangan estetika rumah secara keseluruhan.

Klasik Mewah

Bagi Anda pecinta kemewahan, desain rumah dengan basement di atas bisa menjadi pilihan yang sangat menarik! 

Tidak perlu ruang yang besar karena sentuhan arsitektur klasik yang elegan menjadi kunci penting pada konsep ini. Anda bisa menciptakan suasana mewah yang timeless. 

Basement pada desain klasik mewah tidak hanya berfungsi sebagai ruang tambahan, tetapi juga sebagai simbol kemewahan dan keanggunan bagi pemilik rumah.


Lamudi.co.id adalah perusahaan teknologi properti (PropTech) terbesar di Indonesia. Di sini, Anda bisa menemukan beragam iklan tentang rumah dijual, apartemen dijual hingga tanah dijual dengan harga menarik. Anda juga bisa mendownload aplikasi Lamudi di App Store atau Google Play Store. 

Previous article4 Cara Jual Tanah ke Bank Agar Cepat Laku
Next articleApakah Tanah Hibah Bisa Diperjualbelikan?
Novriyadi mengawali karir sebagai reporter sejak tahun 2008 di sejumlah media massa, kemudian tahun 2015 ia bergabung ke Lamudi.co.id sebagai Senior SEO Content Writer. Di Lamudi, bersama SEO content writer lainnya, ia telah membuat beragam informasi menarik seputar dunia properti, mulai dari arsitektur, desain interior, bisnis properti dan lain sebagainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here