Apakah Bisa Mengajukan KPR Saat Proses Bercerai?

(Foto: Novriyadi/Lamudi)

Status bercerai sebenarnya tidak bisa dijadikan alasan pihak bank untuk menolak pengajuan kredit. Memang permasalahan ini akan menjadi rumit apabila status perkawinan Anda masih dalam proses bercerai atau belum memiliki akta cerai, dengan begitu Anda berkewajiban untuk membawa pasangan Anda ketika akad kredit sedang berlangsung, untuk dimintai persetujuan tanda tangan, dan hal tersebut belum tentu akan bisa dilakukan oleh pasangan.

Untuk menghindari hal tersebut, sebenarnya ada cara lain yang bisa dilakukan, yakni dengan cara membawa surat persidangan perceraian sebagai bukti bahwa Anda sedang menjalankan proses perceraian, sehingga Anda tidak perlu lagi membawa pasangan ketika akad kredit berlangsung.

Setelah akta cerai Anda sudah jadi, disarankan Anda segera mengganti pengajuan KPR Anda hanya berdasarkan nama pribadi bukan bersama pasangan, hal ini sengaja dilakukan, guna menghindari kisruh pembagian harta gono gini paska bercerai.

Jadi, bagi Anda yang saat ini sedang menjalankan proses persidangan perceraian, tidak perlu khawatir untuk mengajukan KPR, jika memang data-data yang dibawa lengkap serta penghasilan Anda dapat membayar cicilan dipastikan pengajuan KPR Anda akan disetujui oleh pihak bank.      

Syarat Mengajukan KPR Saat Proses Cerai

Guna mempermudah Anda mengajukan KPR, berikut ini beberapa syarat untuk mengajukan KPR :  

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi Kartu Keluarga  
  • Fotokopi surat nikah/ akta cerai/surat persidangan  
  • Fotokopi NPWP
  • Surat keterangan kerja dari perusahaan
  • Berstatus sebagai karyawan tetap
  • Keterangan penghasilan/slip gaji  
  • Rumah harus memiliki IMB
  • Rumah harus memiliki sertifikat lengkap
  • Jalan di depan rumah harus dapat dilalui kendaraan roda empat
  • Rumah jauh dari sutet