7 Jenis Batu Alam yang Bisa Mempercantik Tampilan Rumah Anda

batu alam untuk rumah

batu alam untuk rumah

Batu alam, sejak lama sudah banyak digunakan untuk mempercantik tampilan hunian di Indonesia. Tak hanya digunakan sebagai aksen untuk eksterior misalnya untuk corak atau motif bagian depan rumah, untuk aplikasi di sekitar kolam atau taman, natural stone juga kerap dipakai tuk beberapa bagian di dalam rumah misal dalam kamar mandi atau bagian ruang tamu. Natural stone banyak digunakan sebab dapat memberikan kesan alami juga menyejukkan. Tak hanya itu, beberapa jenis natural stone pun bisa memberi sentuhan kemewahan sebab warnanya yang cantik seperti marmer serta andesit. Tapi tahukah Anda ternyata ada banyak sekali jenis batu alam yang bisa dipakai tuk menghias sebuah bidang dalam atau luar rumah dan berikut ada 7 yang paling populer:

  • Jenis Batu Alam Marmer

batu alam marmer

Dulu marmer identik dengan rumah gedongan alias rumah mewah karena harganya selangit. Kini penggunaan batu alam marmer tak hanya terbatas pada rumah mewah saja. Seiring perkembangan zaman, makin banyak jenis marmer yang digunakan untuk sisi dekoratif bangunan. Bahkan sekarang pun marmer buatan bisa dengan mudah ditemui. Terkenal dengan warnanya yang putih dan bercorak, marmer biasanya dipakai untuk memunculkan kesan clean serta sharp.

  • Jenis Batu Alam Sabak (Batu Kali)

batu kali untuk eksterior

Batu sabak terbentuk dari perubahan serpih atau batuan lumpur. Selain dikenal sebagai batu kali, nama lain yang biasa digunakan untuk batuan ini ialah slate stone. Tampilan batuan ini begitu menarik dan cenderung tidak rata. Banyak diaplikasikan pada bagian luar rumah / eksterior. Warna natural stone ini beragam, tak seperti marmer stone yang terkenal dengan warna putihnya. Meski kebanyakan slate stone berwarna abu – abu tua atau abu – abu muda, tetapi range warna lain seperti coklat, hitam bahkan ungu bisa dengan mudah ditemukan. Kelebihan slate stone adalah daya tahan tinggi terhadap cuaca dingin.

  • Jenis Batuan Alam Granit

batu alam granit

Granit adalah jenis batuan yang memiliki permukaan kasar, sebab proses terbentuknya adalah melalui pendinginan magma di dalam bumi. Karena itu pula, granit dikategorikan sebagai batuan beku dalam. Granit dapat dengan mudah ditemui di sekitar pegunungan dan rata – rata memiliki warna terang seperti abu – abu juga kemerahan. Granit perlu diasah dan dihaluskan untuk bisa jadi elemen penghias interior atau eksterior hunian. Batu alam ini punya banyak sekali kelebihan diantaranya ialah tahan terhadap cuaca, tahan terhadap goresan serta memiliki pori – pori kecil jadi tak mudah menyerap noda.

  • Jenis Batuan Alam Andesit

Nama batu alam ini diambil dari nama Pegunungan Andes karena dulu banyak ditemukan di sekitaran pegunungan tersebut. Ciri – ciri andesit adalah dapat dengan mudah dikenali dari warnanya yang abu-abu hingga kemerahan. Pori-porinya cukup padat tapi tetap tidak sepadat batu granit. Di Indonesia sendiri, pusat produksi batu andesit sebagai hiasan hunian berada di Majalengka dan Cirebon. Andesit yang mudah ditemukan disini secara garis besar ada dua jenis andesit polos serta andesit bintik.

  • Jenis Batuan Alam Candi

Terbentuk dari lava gunung berapi, batu candi kebanyakan dijual dalam bentuk lempengan. Ketahanan dan kekuatan natural stone ini sangat baik sehingga sangat tahan terhadap berbagai cuaca baik panas maupun dingin. Karakter dari batuan ini adalah menyejukkan dan perawatannya sangat mudah. Namun yang mesti diwaspadai ialah batu candi ini mudah berlumut, jadi harus sering dibersihkan.

  • Jenis Batu Alam Hijau Sukabumi / Zeolit

batu alam hijau sukabumi

Batu hijau Sukabumi merupakan satu jenis batuan alam langka dan hanya bisa ditemukan di Indonesia. Banyak digunakan pada lantai kolam renang dan menimbulkan refleksi berwarna hijau nan mewah. Digunakan sebagai dasar kolam renang, batuan ini memang memiliki kemampuan untuk menyerap mikroorganisme dalam air serta anti licin sehingga kolam jadi lebih aman serta nyaman.

  • Jenis Batuan Alam Paras

Batu paras ini berwarna putih dan memiliki karakteristik permukaan halus. Kurang cocok diaplikasikan sebagai lantai dengan beban berat sebab batuan itu termasuk ke dalam jenis batuan kapur. Sebabnya, batu paras lebih banyak digunakan sebagai aplikasi di dinding untuk menampilkan kesan mewah nan megah karena warnanya menggambarkan dua hal itu.

 

Setelah membaca dan mengetahui apa perbedaan masing – masing natural stone, jadi Anda akan aplikasikan yang mana untuk rumah?