5 Tips Penting Dalam Membeli Rumah Pertama

Harga penutupan, persetujuan KPR, suku bunga. Beberapa istilah dalam berburu rumah cukup memusingkan kepala pencari rumah baru. Dan apabila ini pertama kalinya anda memasuki pasar rumah, proses pembelian dapat terlihat sangat menakutkan.

Tetapi, beberapa tips sederhana dapat menghilangkan kebingungan dalam proses membeli rumah. Lakukan 5 langkah dibawah ini untuk memastikan kalau pengalaman membeli rumah pertama anda tidaklah memusingkan.

 

1. Tabung, tabung, dan tabung lagi.

© Shutterstock
© Shutterstock

Jika Anda sudah berada di tahap ini, kami rasa Anda sudah sangat ahli dalam menghemat uang. Anda sudah tahu seberapa cukup untuk membayar uang muka, tapi ada beberapa hal lain mengapa Anda harus punya sedikit uang lebih. Tabungan ini akan sangat membantu Anda untuk menutupi biaya tak terduga di saat suku bunga naik dan biaya cicilan Anda meningkat. Sebagai panduan ketika menghitung budget Anda, jangan berkomitmen lebih dari 30% dari pendapatan Anda untuk biaya rumah. Lalu, jangan lupa untuk periksa apakah total harga yang Anda tanyakan sudah termasuk dengan pajak, supaya Anda tidak terkejut ketika membayar.

 

2. Bersiaplah Untuk Inspeksi

Bawalah serta kamera digital untuk inspeksi dan buat catatan tentang properti ketika Anda memeriksa. Beri rating untuk setiap properti yang dilihat dengan skala 1 sampai 10, dengan memperhitungkan faktor lokasi, budget Anda, dan apakah dibutuhkan renovasi atau perbaikan. Kemungkinan besar Anda akan melihat beberapa rumah dalam beberapa akhir pekan, dan ini adalah cara sederhana untuk menunjukan properti mana yang pantas masuk perhitungan. Setelah inspeksi, jangan lupa untuk memeriksa status legal dari rumah. Tanyakan tentang sertifikat rumah atau Izin Mendirikan Bangunan untuk menghindari penipuan yang cukup marak terjadi di Indonesia.

 

3. Dapatkan persetujuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

© Shutterstock
© Shutterstock

Salah satu jalan terbaik agar Anda tetap berada di limit finansial adalah dengan mendapatkan persetujuan KPR. Hal ini menunjukan agen real estate dan vendor kalau Anda serius untuk membeli. Hal ini juga memberikan Anda kekuatan menawar lebih dan mencegah gagalnya persetujuan karena alasan finansial ketika anda mulai bernegosiasi atas properti.

 

4. Bayar lebih untuk opini pakar.

© Shutterstock
© Shutterstock

Jika kondisi keuangan mepet, Anda pasti tergoda untuk melupakan tahap ini. Kami sangat mengerti logikanya – Anda sudah mengeluarkan banyak uang untuk membeli properti idaman – kenapa harus keluar uang lagi jika tidak perlu? Tetapi, untuk ke depannya, membayar jasa pengacara untuk memeriksa keabsahan surat2 rumah dapat menghemat waktu dan uang, serta menyelamatkan anda dari penipuan sertifikat ganda.

 

5. Periksa daftar harga rumah setipe di area sekitar.

© Shutterstock
© Shutterstock

Jangan langsung memutuskan untuk mengambil properti yang pertama Anda lihat. Tinjaulah dulu pilihan apa saja yang ada di pasar sekitar lokasi yang Anda ingini, walaupun itu hanya pencarian online sederhana untuk memastikan Anda mendapatkan harga terbaik. Telusurilah listing di Lamudi untuk menemukan informasi tentang pilihan apa saja yang ada. Keputusan terakhir Anda dapat didasarkan oleh pengetahuan tentang pasar properti lokal.