21

Tanah Dijual di Bojonegoro | Lamudi

Urutkan dari:
Terapkan Filter
  1. Bojonegoro
  2. Lahan
  3. Jual

Tentang Kota & Potensi Bisnis Jual Tanah di Bojonegoro 

tanah dijual di bojonegoro

Bojonegoro merupakan salah satu kabupaten yang berada di Jawa Timur, kawasan ini berbatasan langsung dengan Tuban di bagian Tuban dibagian utara, Lamongan disebelah timur, dibagian selatan berbatasan dengan Nganjuk, Madiun, Ngawi dan bagian barat dengan Blora. 

Bojonegoro memiliki luas area mencapai 2.384.02 km2 serta total populasi 1.437.210 jiwa serta tingkat kepadatan 602,85 orang per km2. Mayoritas penduduk disana beragama Islam dengan persentase mencapai 99,01%, Protestas 043%, Katolik 0,32%, hindu 0,16%, Budha 0,05%, Konghucu 0,03%. 

Kawasan terpadat berada pada Kecamatan Bojonegoro dengan jumlah penduduk 85.972 orang, kemudian disusul kecamatan Kedungadem 82.679 jiwa,Baureno berjumlah 81.197 jiwa, Sumberrejo 71.039 orang. Rata-rata kenaikan penduduk disana meningkat sekitar 1%-2% per tahunnya.  

Secara topografi, struktur tanah pada Bojonegoro terbagi menjadi lahan berbukit dibagian selatan dan dataran rendah dibagian utara. Mayoritas lahan disana memiliki permukaan tanah yang datar. Struktur tanah seperti sebenarnya sangat cocok untuk pembangunan perumahan atau perkantoran. 

Tipe iklim di wilayah Kabupaten Bojonegoro adalah beriklim tropis, dengan suhu rata-rata 27,8 C suhu udara berkisar antara 24,2 C – 31,4 C dan hanya mengenal dua musim yaitu musim kemarau serta musim penghujan, curah hujan baik langsung maupun tak langsung akan mempengaruhi jenis dan pola tanam serta pola identitas penggunaan lahan  dan tersedianya air pengairan.

Laju perekonomian kota ini juga cukup tinggi, bahkan pertumbuhannya tertinggi nomor dua di Jawa Timur. Perekonomian dalam kota ditopang oleh sektor migas, produksi migas dikawasan ini menyuplai 20% kebutuhan energi nasional. Selain itu tingkat inflasi disana relatif stabil serta dibawah angka inflasi nasional dan Jawa Timur. PDRB kabupaten ini didorong oleh pertambangan dan penggalian yang mencapai angka  50,10% kemudian disusul oleh pertanian dengan kontribusi sebesar 12,80%. 

Selain migas dan pertanian, daerah ini juga belakangan menjadi salah satu kawasan yg memiliki prospek investasi properti menggiurkan. Masyarakat disana saat ini banyak yang menggeluti bisnis properti, mulai dari  jual tanah hingga rumah. Kawasan ini menjadi incaran banyak investor karena berada dilokasi strategis diapit oleh 4 kota yang memiliki potensi ekonomi yang sedang berkembang seperti Lamongan, Nganjuk, Madiun, Ngawi dan Blora.

Meningkatnya aktivitas properti ini, tak heran akhirnya juga mendongkrak harga jual tanah di Bojonegoro kenaikan nilai jual tanah disana bisa mencapai 15% pertahunnya, tergantung lokasi dan luas. Khusus bagi investor tanah, kebanyakan mereka menekuni bisnis jual beli tanah dikota Bojonegoro untuk disewakan baik sebagai lahan pertanian, pembangunan ruko sampai pembangunan rumah.      

Tren Pencarian Tanah Dijual di Bojonegoro

Tahun  Jumlah Pencarian Jual Tanah Kenaikan 
2015 833
2016 978 17% 
2017 1.299 32%
2018  1.427 10% 

Portal properti Lamudi sempat melakukan survei kepada pencari tanah di Bojonegoro melalui Google. Dari survei tersebut diketahui ternyata jumlah pencarian iklan tentang jual tanah di Bojonegoro terus meningkat setiap tahunnya. Dimulai dari tahun 2015, saat itu ada 833 orang mencari iklan jual tanah pada kota berjuluk Kota Jati tersebut. Kemudian tahun 2016 menjadi 978 pencari atau meningkat 17% jika dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode 2017 juga terjadi peningkatan dengan jumlah 1.299 orang, terakhir tahun 2018 ada 1.427 pencari jual lahan di kota tersebut. 

Mayoritas pencari tanah dijual disana, berminat untuk membeli lahan dekat dengan fasilitas umum seperti pusat pendidikan, pusat perbelanjaan hingga pusat pemerintahan. Bagi mereka yang ingin membeli lahan sebagai area pertanian bisa mencarinya dikawasan Kedungadem, Kepohbaru, Kanor, Sumberrejo, Kalitidu, Margomulyo, Tambakrejo, Ngambon, Sekar, Bubulan. Sementara bagi mereka investor yang menjadi lahan investasinya sebagai perumahan bisa melirik Kecamatan Bojonegoro.  

Harga Jual Tanah di Bojonegoro  

Tahun  Harga Jual (Per meter persegi)  Kenaikan 
2015 525.722
2016 689.233 30% 
2017 837.789 20%
2018  1.122.000 30% 

jual murah tanah di bojonegoro

Harga jual tanah dikota Bojonegoro setiap tahunnya terus meningkat tajam, peningkatannya bahkan bisa mencapai 30%. Dimulai tahun 2015, saat itu harga tanah di sana 525.722 per meter persegi, periode 2016 melonjak menjadi 689.233 atau meroket 30% dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2017 menjadi 837.789 per meternya naik sekitar 20%, terakhir pada periode 2018 harganya 1.1222.000 per meter. 

Ada banyak faktor membuat mengapa harga jual tanah disana terus meningkat tajam, pertama adalah stabilnya perekonomian daerah. Kondisi ini tentunya membuat harga bahan bangunan properti menjadi stabil, diiringi dengan daya beli masyarakat yang semakin tinggi. Apalagi kebutuhan membeli properti disana setiap tahunnya terus meningkat tajam. Kondisi ini lah yang bisa dijadikan potensi yang menggiurkan bagi investor. 

Faktor kedua adalah harga jual lahan yang relatif masih murah. Jika dibandingkan dengan harga lahan sekitaran Bojonegoro, seperti Tuban, Lamongan, Madiun dan Ngawi nilai jual lahan dikawasan berjuluk Kota Tayub tersebut relatif lebih murah. 

Faktor terakhir adalah adanya pembangunan infrastruktur, pemerintah saat ini tengah membangun infrastruktur disana. Rencananya pemerintah daerah akan memperbaiki jalan sepanjang 813 kilometer dengan alokasi anggaran sebesar Rp609,4 miliar. Pembangunan akan dilakukan dengan cor beton dan hotmix. Sedangkan perbaikan jembatan tahun ini dianggarkan Rp85,08 miliar untuk 103 buah. Pembangunan ditargetkan tuntas pada 2021.

Bagi mereka yg ingin menggunakan transportasi kereta api daerah ini juga memiliki sebuah stasiun kereta diberi nama Stasiun Bojonegoro, stasiun ini terletak di Sukorejo. Tepat tersebut juga terdapat 7 lintasan kereta yang dapat melayani perjalan Sidoarjo, Surabaya, Semarang serta Jakarta. 

Memuat Hasil