53

Tanah Disewakan di Semarang

Urutkan dari:

Memuat Hasil

Tren Harga Sewa lahan di Semarang

Biaya rata-rata yang diperlukan untuk mengontrak atau sewa lahan di Semarang adalah sebesar Rp 200.000.000 per bulan, atau bisa diartikan bahwa harga sewa per meternya adalah Rp . Acuan data tersebut tentunya bisa membantu Anda dalam mencari harga terbaik saat ingin menyewa atau kontrak lahan di Semarang. Namun tentu saja, Anda tetap perlu memperhatikan bahwa harga sewa sebuah properti dapat dikatakan mahal atau murah karena dipengaruhi juga oleh luas bangunan serta lokasinya.

Diketahui juga dari index harga di dalam database Lamudi bahwa, rata-rata harga sewa di Semarang mengalami peningkatan sebesar 0%. Dan jika data ini dibandingkan dengan data satu tahun yang lalu, maka dapat diketahui telah terjadi peningkatan sebesar 0%.

Berlandaskan data tersebut, bisa kita simpulkan bahwa lahan yang disewakan di Semarang mengalami perubahan yang wajib kita perhitungkan.

Hal lain yang perlu diingat juga adalah, bahwa nilai sewa lahan perbulan dalam suatu daerah bisa mengalami perubahan dikarenakan oleh pertumbuhan tingkat ekonomi daerah tersebut. Umumnya perubahan harga hanya terjadi satu kali dalam setahun. Oleh sebab itu, perlu dilihat perubahannya dalam rentang waktu yang panjang untuk menganalisis potensi suatu daerah. Jadi, untuk rentang waktu selama 12 bulan, biasanya harga akan cenderung stabil. Cek harganya disini: Harga 3 bulan lalu adalah Rp , 6 bulan lalu adalah Rp , dan 12 bulan lalu adalah Rp .

Jadi, sebelum Anda memutuskan untuk pindah dan tinggal dalam kawasan baru, pastikan untuk melakukan survei atau bertanya pada orang sekitar. Anda bisa mengetahui plus-minusnya jika Anda memilih untuk tinggal di Semarang.

Semarang merupakan daerah yang ideal untuk ditinggali, hal ini dikarenakan kota ini dapat memenuhi berbagai kebutuhan Anda dan tidak membutuhkan budget yang terlalu besar. Disisi lain, lingkungan yang nyaman menawarkan keseimbangan hidup dan masa depan yang lebih cerah.

Lahan di Semarang Terus Diincar Untuk Unit Sewa

Seperti kota-kota besar lain, geliat perkembangan Semarang menunjukkan prospek cerah untuk terus tumbuh positif. Terlihat dari roda perekonomiannya yang ditopang oleh beberapa sektor, seperti industri, pertanian, dan perdagangan.

Wajah kota yang dihiasi sejumlah spot wisata pun ikut meningkatkan laju pariwisata di kota ini. Sejumlah destinasi seperti Kota Lama, area Pecinan di Kranggan, Lawan Sewu, juga Pantai Maron dan sentra batiknya membuat banyak wisatawan yang tertarik datang ke wilayah ini.

Perkembangan inilah yang menjadi daya tarik bagi sejumlah kalangan untuk menyewa tanah, untuk berbagai kebutuhan seperti membangun unit usaha komersial, mulai ruko, restaurant, kafe, ataupun mengolahnya sebagai lahan produktif, misal pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Tumbuhnya kebutuhan sewa kavling juga terjadi peningkatan akibat minat investor dan pebisnis yang melihat daerah ini sudah cukup memadai dari sisi transportasi, jalan tol, juga fasilitas publik (sekolah sampai universitas negeri dan swasta).

Kebutuhan Ruang Lahan Sewa

Sewa lahan juga banyak dicari bagi produksen yang membutuhkan lokasi untuk ruang industri seperti pergudangan dan pabrik. Di wilayah ini ada sejumlah kawasan industri diantaranya adalah daerah Pringapus, Bawen, Tengaran, Susukan, dan juga Kaliwungu.

Tak hanya untuk unit industri, sejumlah kavling sewa juga banyak diminati untuk mendirikan minimarket, ruko, restaurant, sampai perkantoran. Sejumlah kawasan yang makin berkembang adalah Banyumanik, Mijen, Pedurungan, dan Candisari.  Pergerakan harga tanah yang kian meningkat di pusat kota juga ikut mempengaruhi harga sewa kavling. Sebagian besar kebutuhan kavling di daerah kota banyak diperuntukkan untuk mendirikan unit usaha, seperti pertokoan, restaurant, kafe, pusat perbelanjaan, perkantoran, juga untuk media ruang papan reklame, serta pemasangan tower BTS.

Sejumlah lokasi juga dimanfaatkan sebagai daerah pertanian dan perkebunan, seperti di area Tengaran serta Gunungpati. Lahan produktif pun banyak disewakan pada sejumlah kalangan untuk diolah dan dimanfaatkan hasilnya.

Banyak hal yang membuat wilayah Semarang memiliki pesona bagi berbagai kalangan yang ingin mengembangkan usahanya di sini. Berikut diantaranya:

  • Infrastruktur wilayah cukup lengkap, dimana sudah ada Flyover Kalibanteng, pelabuhan laut Tanjung Mas, proyek jalan tol Bawen-Ungaran, juga proyek jalan layang di kawasan Pantura.
  • Pesatnya perkembangan wilayah juga dilatarbelakangi serbuan proyek properti, mulai dari residensial (rumah dan apartemen) juga unit komersial. Perkembangan properti juga  menarik minat sejumlah pengembang besar, salah satunya Ciputra Group yang mengembangkan kawasan hunian CitraSun Garden yang berlokasi di Bukit Sari. Hunian yang dibangun di atas tanah seluas 20 hektar ini menyuguhkan unit rumah dengan desain arsitektur bergaya tropikal serta berada di kawasan perbukitan yang sejuk. Ciputra juga mengembangkan kompleks hunian CitraGrand di wilayah Tembalang.