20

Tanah Dijual di Pekalongan

Urutkan dari:

Memuat Hasil

Lihat listing serupa di area Anda
9 listing

Tentang Kota dan Potensi Jual Tanah di Pekalongan 

tanah dijual di Pekalongan

Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Tengah, daerah ini berbatasan langsung dengan Laut Jawa dibagian utara, Batang disebelah timur, Banjarnegara diselatan serta Pemalang dibagian barat. 

Lokasi Pekalongan berada di jalur Pantura yang menghubungkan antara Jakarta-Semarang dan Surabaya. Kawasan ini memiliki luas mencapai 831,13 km2 dengan jumlah penduduk 891.442 jiwa serta tingkat kepadatan 1.066.15 km per kilometer. 

Secara administratif daerah terbagi menjadi 19 kecamatan serta 272 desa dan 13 kelurahan. Kecamatan terpadat berada dikawasan Buaran dengan total penduduk 5.145 jiwa per kilometer.  Daerah ini juga menjadi wilayah terkecil di Kabupaten Pekalongan dengan luas area sebesar 9.54 kilometer.    

Laju perekonomian Pekalongan juga terbilang selalu menunjukkan tren positif, seperti pada tahun 2017 capaian makro pertumbuhan ekonomi disana adalah 5,25%, kemudian tahun 2018 naik menjadi 5,35%, kemudian tingkat inflasi ditekan menjadi 3,08% atau lebih rendah 0,93% dari 2017. Tingkat kemiskinan Pekalongan juga setiap tahunnya terus menurun pada periode 2018 angkanya sebesar 10,06% haug lebih rendah jika dibandingkan capaian 2017 mencapai 12,61%.

Pertumbuhanan perekonomian Pekalongan banyak didorong oleh sektor perdagangan, industri pengolahan dan konstruksi. Dari ketiga sektor tersebut, konstruksi merupakan bidang terbesar mendorong pendapatan daerah. Memang saat ini Kota Batik tersebut sedang banyak dibangun proyek pembangunan jalan, saluran air dan permintaan properti untuk hunian tempat tinggal dan ruko.

Dalam bidang perikanan, Kota Pekalongan memiliki sebuah pelabuhan perikanan terbesar diPulau Jawa, Pelabuhan ini sering menjadi transit dan area pelelangan hasil tangkapan laut oleh para nelayan dari berbagai daerah. Selain itu di Kota Pekalongan banyak terdapat perusahaan pengolahan hasil laut, seperti ikan asin, terasi, sarden, dan kerupuk ikan, baik perusahaan berskala besar maupun industri rumah tangga.   

Berbicara mengenai properti, saat ini diPekalongan juga sudah banyak orang yang terjun ke investasi jual tanah, investasi model ini dianggap lebih menguntungkan, karena capital gain yang ditawarkan cukup menggiurkan, setahunnya kenaikan nilai jual tanah di Pekalongan bisa menyentuh angka 15%,nilai tersebut diprediksikan semakin tinggi jika berada pada lokasi yang strategis., seperti dekat dengan sarana transportasi massal, pasar atau rumah sakit.  

Rata-rata para investor yang menekuni bisnis jual tanah disana, mendapatkan keuntungan dari menyewakan bidang tanah mereka untuk pembangunan ruko, persawahan bahkan ada juga yang digunakan untuk membangun pabrik. Kenaikan harga sewanya pun terbilang cukup menguntungkan, karena rata-rata yield (kenaikan harga sewa lahan) bisa mencapai 10% per tahun.        
 

Tren Pencarian Tanah Dijual di Pekalongan  

Tahun  Minat Mencari Iklan Jual Tanah  Kenaikan 
2015 1.340  -
2016 1.490  11% 
2017 1.689 13% 
2018  1.870  10% 


Minat mencari iklan di Google tentang jual tanah dikota Pekalongan setiap tahunnya terus meningkat. Peningkatannya bahkan bisa mencapai 13% . Contohnya pada tahun 2015 pencarian informasi tentang jual tanah disana ada 1.340 orang, kemudian tahun 2016 ada 1.490 jiwa, pada periode 2017 kemudian meningkat kembali menjadi 1.689 jiwa, tahun 2018 kembali melonjak menjadi 1.870. 

Mayoritas pencari informasi tentang jual tanah dikota tersebut berasal dari wilayah Semarang, Yogyakarta, bahkan tidak sedikit berasal dari Jakarta.kebanyakan dari mereka berencana untuk membeli tanah untuk disewakan untuk pembangunan perumahan, ruko dan pertanian. Bagi mereka yang berencana untuk perumahan, kebanyakan pembeli tertarik untuk mengincar tanah pada Kecamatan Pekalongan, sementara untuk mereka yang tertarik untuk menyewakan tanah untuk pertanian bisa memilih di Kecamatan Doro, Karanganyar dan Kecamatan Talun. 

Harga Jual Tanah di Pekalongan  

Tahun  Harga Jual Tanah (per meter persegi) Kenaikan
2015 1.250.000   -
2016 1.477.372 15% 
2017 1.832.774 20% 
2018  2.030.400 10% 

jual tanah murah di Pekalongan

Portal properti Lamudi beberapa waktu lalu melakukan survei untuk mengetahui kenaikan harga jual tanah di Pekalongan dari hasil survei tersebut dapat diketahui harga tanah kota tersebut setiap tahunnya terus mengalami kenaikan. Contohnya pada tahun 2015 harganya 1.250.000 per meter persegi, periode 2016 melonjak menjadi 1.477.372 per meternya, tahun 2017 meroket  menjadi 1.832.774 per meter atau meningkat sebesar 20%, periode 2018 juga mengalami peningkatan menjadi 2.030.400.     

Tentu ada banyak faktor membuat mengapa harga jual lahan dikota tersebut terus melonjak naik, pertama adalah lokasinya strategis, daerah ini berada dijalur Pantura, jalur terpadat untuk menuju Yogyakarta-Semarang-Surabaya dari Jakarta. Karena lokasinya yang strategis tak heran daerah ini sangat potensial untuk mengembangkan bisnis salah satunya adalah bisnis properti.     

Faktor kedua adalah, harga jual properti didaerah ini relatif lebih murah jika dibandingkan dengan beberapa wilayah lainnya di Jawa Tengah, terutama di Semarang. Kota Batik ini kerap menjadi solusi untuk mencari tempat hunian, tanah dan properti yang murah namun strategis. Kondisi ini pun akhirnya membuat banyak pengembang datang dan membangun beragam proyek properti disana. Makanya jangan heran, saat Anda berkunjung ke kota ini akan melihat banyak proyek perumahan serta gedung bertingkat.        

Faktor ketiga adalah masifnya pembangunan infrastruktur seperti sarana tnsportasi umum ataupun jalan Tol. Contohnya adanya interchange Tol Kota Pekalongan yang berada di depan Pasar Grosir Setono, jalur bebas hambatan ini sebarnya bagian dari ruas tol Pemalang - Batang dan menjadi salah satu rangkaian tol Trans Jawa.    

Bagi mereka yang senang bepergian menggunakan bus, dikota tersebut juga terdapat terminal bus yang berada pada Jalan DR. Sutomo, Gamer yang dapat melayani perjalanan antar kota dan dalam kota. Sementara bagi Anda yang gemar naik kereta, daerah tersebut juga memiliki sebuah stasiun kereta berada di Jalan Gajah Mada, Bendan, lokasi persis berada disebelah jalur Pantura.