6

Rumah Dijual di Bangka | Lamudi

Urutkan dari:
Terapkan Filter
  1. Bangka
  2. Rumah
  3. Jual
  • Lokasi
  • Tipe Penawaran
  • Harga ( Rp )
    -
  • Jenis Properti
  • Subkategori
  • Ukuran Gedung
    -
  • Luas Tanah
    -
  • Kamar tidur
  • Kamar Mandi
  • Fasilitas
Lihat listing serupa di area Anda
4 listing

Tentang Kota & Potensi Bisnis Rumah Dijual di Bangka 

Bangka merupakan salah sebuah kabupaten yang berada dikawasan Kepulauan Bangka Belitung. Daerah ini berbatasan langsung dengan Laut Natuna disebelah utara, kemudian Selat Gaspar disebelah timur, dibagian selatan berbatasan dengan Pangkal Pinang serta Kabupaten Bangka Tengah dan sebelah barat berdampingan dengan kabupaten Bangka Barat.

Kawasan ini memiliki luas mencapai 2.950.68 km2, serta jumlah penduduk mencapai 217.545 orang. Secara administratif daerah ini terbagi menjadi 8 kecamatan, kecamatan terpadat berada di Sungailiat dengan jumlah penduduk 55.490 orang, kemudian disusul oleh kecamatan Belinyu dengan populasi 38.681 jiwa. 

Penggunaan lahan di Bangka dibagi menjadi beberapa pengembangan, mulai dari hutan produksi, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan pertambangan, industri, pemukiman, pariwisata. Khusus untuk pemukiman perkotaan, kawasan permukiman dikabupaten ini berada pada kecamatan Sungailiat, Pemali, Mendo Barat dan Belinyu. Luas lahan peruntukan permukiman perkotaan yaitu lebih kurang 9.680,43 Ha.

Dalam lima tahun terakhir, perekonomian Kabupaten Bangka cenderung terus membaik, hal ini diindikasikan oleh PDRB, baik berdasarkan harga berlaku (ADHB) maupun konstan (ADHK) terus meningkat. PDRB ADHB Bangka meningkat dari Rp. 6.551.040 pada tahun 2010 menjadi 10.119.431 rupiah pada periode 2014. Sedangkan ADHK, meningkat dari Rp. 6.551.040 pada periode 2010 menjadi Rp. 8.140.523 pada tahun 2014. 

Meningkatnya perekonomian Bangka, tentunya tidak terlepas dari dorongan disektor pertanian yang memiliki kontribusi hingga mencapai 20,95 persen. Kontributor terbesar kedua dalam pembentukan PDRB Kabupaten Bangka diwakili oleh sektor tersier memiliki kontribusi mencapai 33,04 persen serta sektor real estate sebagai akselerator dengan kontribusi hingga mencapai 4,79 persen.

Menariknya, selain pertanian sektor lainnya ikut menggenjot perekonomian kota penghasil timah tersebut adalah properti, saat ini disana banyak dibangun perumahan untuk memenuhi kebutuhan rumah yang angkanya saat ini terbilang cukup tinggi disana. Kondisi ini pun akhirnya membuat banyak pihak menggeluti bisnis jual beli rumah di Bangka. 

Capital gain yang dihasilkan dari bisnis rumah dijual di Bangka cukup menggiurkan, kenaikannya bisa mencapai 15% per tahunnya. Meningkatnya harga jual rumah disana tidak terlepas dari jumlah peminat yang cukup banyak serta didorong oleh pengembangan infrastruktur yang memadai.  

Tren Pencarian Rumah Dijual di Bangka      

Tahun  Jumlah Pencarian Iklan Rumah Dijual Kenaikan Pencarian Hunian Dijual 
2015 727 -
2016 932 28% 
2017 1.233 32% 
2018  1.582 28% 

Berdasarkan data Lamudi, jumlah pencarian iklan rumah dijual dikota Bangka  terus menunjukkan tren positif, bahkan kenaikannya bisa mencapai 32%. Seperti pada tahun 2015 angka pencariannya mencapai 727 orang, lalu pada periode 2016 menjadi 932 pencari. Tahun 2017 kembali meningkat menjadi 1.233 orang, kemudian periode 2018 menjadi 1.582 jiwa.      

Meningkatnya jumlah pencarian tersebut menunjukkan bahwa bisnis jual rumah pada kota ini cukup menjanjikan. Menariknya, minat membeli hunian dijual tersebut tidak hanya berasal dari dalam kota saja, tetapi juga luar kota, seperti dari Pangkal Pinang, Medan, Padang hingga Jakarta. Bahkan ada juga pencarian berasal dari luar negeri seperti Singapura dan Malaysia.    

Rata-rata pencari rumah dijual tersebut tertarik untuk membeli hunian dengan luas minimal 90 meter persegi dengan dua kamar. Mereka juga tertarik untuk membeli hunian dekat dengan sarana transportasi publik, rumah sakit, pusat pendidikan, pusat perbelanjaan hingga pusat pemerintahan.            

Sebenarnya ada banyak faktor membuat mengapa minat membeli rumah dikawasan ini terus meningkat, salah satunya karena pariwisata, sejak lama daerah Bangka memiliki banyak destinasi tempat wisata yang menarik, jumlah wisatawan datang ke tempat ini setiap tahunnya terus melonjak, seperti pada tahun ada 7.327 turis, meningkat dibandingkan periode 2016 yang hanya 5.106 jiwa. Sedangkan untuk tamu domestik tahun 2017 yaitu 423.894, sedangkan tahun 2016 yakni 342.513 orang.

Karena lokasinya strategis, kota itu pun kerap menjadi tempat persinggahan bagi mereka businessman yang ingin berbisnis didaerah penghasil timah tersebut. Makanya tak heran, bagi para investor daerah Bangka, juga sangat potensial untuk mengembangkan hunian sewa.   

Harga Jual Rumah di Bangka 

Tahun  Harga Rumah Dijual  Kenaikan Harga Rumah Dijual 
2015 4.520.889 -
2016 4.950.323 9% 
2017 5.478.290 10% 
2018  5.994.745 11%

*Harga rumah dijual per meter persegi 

Berdasarkan data lamudi harga rumah dijual di Bangka terus naik. Seperti pada tahun 2015 harganya mencapai 4.520.889 per meternya. Kemudian periode 2016 menjadi 4.950.323 per meter persegi, lalu tahun 2017 kembali meningkat ke angka 5.478.290. Puncaknya pada periode 2018 dijual menjadi 5.994.745 per meter. 

Naiknya harga jual ini tentunya bisa dijadikan tolak ukur bahwa bisnis jual rumah di Bangka memiliki potensi cukup baik. Namun, sedikit saran, jika Anda berniat untuk menjadi investor properti disana agar memilih rumah dilokasi yang strategis, serta rumah memiliki fasilitas yang lengkap dekat dengan transportasi umum.     

Memuat Hasil