518

Tempat Usaha Disewakan di Bali - Sewa Bangunan Komersil | Lamudi

Urutkan dari:
Terapkan Filter
  1. Bali
  2. Komersial
  3. Sewa

Wisata Bali Ikut Meramaikan Sewa Properti Komersial

Dengan eksotika alam dan budayanya, Bali menjadi sebuah kekuatan tersendiri untuk menumbuhkan laju ekonomi daerahnya. Berbagai usaha, mulai dari skala industri kecil, menengah, sampai skala besar, cukup agresif tumbuh berkembang di Bali. Tak hanya terjadi di Denpasar, sebagai ibu kota provinsi, wilayah lain pun menunjukkan potensi yang sama. Ubud, Jimbaran, Nusa Dua, Sanur, Pecatu, bisa merupakan sederet kawasan yang banyak dipadati dengan sejumlah properti komersial, mulai dari hotel, unit vila, toko, ruko, kios, kantor, dan pabrik.

Dominasi Industri Perhotelan

Dengan pesatnya jumlah wisatawan yang datang ke Pulau Dewata, tak pelak membuat bisnis perhotelan merajai pasar industri pariwisata di provinsi ini. Mulai dari hotel bujet sampai hotel berbintang, juga hotel dengan brand mewah skala internasional, kemunculannya semakin menjamur di berbagai lokasi. Dari catatan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI), dari total jumlah hotel yang ada di Indonesia, sepertiganya berada di Bali. Pertumbuhan bisnis perhotelan juga terlihat dari tingkat hunian rata-rata hotel di Pulau Dewata yang mencapai kisaran 60%.

Namun sayangnya penyebaran proyek hotel di pulau ini masih dianggap kurang merata karena masih terkonsentrasi di kawasan bagian selatan, seperti Badung, Tabanan, dan Denpasar. Hal ini dikarenakan ketersediaan infrastruktur  di bagian utara masih belum terlalu memadai dibanding kawasan selatan. Diharapkan rencana pembangunan bandara baru di wilayah Buleleng, tepatnya dekat dengan kota Singaraja dapat mendorong perkembangan wilayah tersebut, baik dari infrastruktur juga aktifitas bisnis dan perekonomiannya.

Geliat pasar properti komersial lain yang menjamur juga terjadi untuk properti vila. Daya tarik vila yang menawarkan konsep hunian sewa dengan privasi tinggi, desain dan interior yang menarik, membuat banyak wisatawan lebih memilih menyewa vila daripada kamar hotel. Tak hanya untuk liburan, sebagian kalangan juga kerap menyewa vila di Bali untuk tujuan menggelar acara, pesta, ataupun pernikahan.

Geliat MICE

Tak hanya fokus menggarap sektor industri pariwisata, sektor lain yang gencar dikembangkan di Pulau Dewata adalah MICE (Meeting, Incentive,  Conference, Exhibition). Dengan meningkatnya event atau konferensi  internasional yang digelar di Bali, secara tidak langsung ikut meningkatkan permintaan sewa properti komersial, baik untuk ruang event atau konferensi dan sewa kamar hotel.

Permintaan unit sewa properti sewa juga banyak terjadi pada properti ruko, toko, dan kantor, mengingat aktifitas ekonomi di wilayah ini yang berkembang positif. Sejumlah pebisnis banyak yang membutuhkan ruang usaha serta kantor untuk menjalankan bisnisnya. Selain itu, beberapa pengusaha juga menyasar ruang sewa retail di di beberapa pusat perbelanjaan. Tren membuka gerai dipusat perbelanjaan pun makin diminati melihat daya beli masyarakat yang berkembang serta potensi daya beli dari wisatawan yang ada.

Memuat Hasil