659

Tempat Usaha Disewakan di Bali

Urutkan dari:
Beralih ke Tampilan Peta
Di sekitar lokasi

Memuat Hasil

Luas mulai dari 8 m2 sampai 40 m2 Temukan ruang kerja pribadi impian Anda di sini. Menghindari keramaian? Mendambakan ruang kerja pribadi nyaman dan aman? Impian tersebut bisa terwujud dengan memilih Regus yang telah menyediakan ruang kerja pribadi berukuran 8 m2 sangat nyaman. Ditambah lagi terdapat ruang kerja bersama berukuran 40m2 yang dapat digunakan kapan saja. Tunggu apalagi? Segera pilih unit yang tersedia di kota Anda sekarang juga! Pelayanan yang akan Anda dapatkan di ruang kerja pribadi ini: Akses langsung ke jaringan global Penggunaan ruang bersama (dapur dan coffee area) High-speed WiFi Internet kabel Saluran telepon Dukungan admin Layanan resepsionis Layanan kirim pos/paket Kunjungan klien Penggunaan layanan berbayar (printer, mesin fotocopy dan telepon) Akses membawa tamu ke dalam kantor Penggunaan meeting room Akses langsung ke pusat Regus selama 24 jam penuh Pelayanan kebersihan, listrik dan air Akses masuk ke berbagai acara Komunitas Regus Kami akan memenuhi seluruh kebutuhan kantor Anda. Tersedia 1 hingga 100 meja kerja, sehingga Anda bisa lebih fokus dan nyaman saat bekerja. Regus telah berhasil membantu lebih dari 2.5 juta orang untuk menemukan ruang kerja impian mereka. Bekerja dimana saja dan kapan saja, ruang kerja yang disediakan Regus dikhususkan untuk menyesuaikan produktivitas Anda. Sebagai penyedia coworking space, fokus kami adalah untuk membantu para CEO dalam menjalankan bisnis mereka. Kami juga mengutamakan kesehatan dan kesejahteraan karyawan dengan memastikan lingkungan kerja yang bersih dan aman. Regus memiliki lebih dari 3.000 lokasi dan 100.000 kantor di seluruh dunia. Kami menyediakan workspace yang sempurna untuk semua orang. Rentang ukurannya pun beragam, mulai dari 5 meter persegi hingga menginjak 1.000 meter persegi. Tanyakan sekarang.

Wisata Bali Ikut Meramaikan Sewa Properti Komersial

Dengan eksotika alam dan budayanya, Bali menjadi sebuah kekuatan tersendiri untuk menumbuhkan laju ekonomi daerahnya. Berbagai usaha, mulai dari skala industri kecil, menengah, sampai skala besar, cukup agresif tumbuh berkembang di Bali. Tak hanya terjadi di Denpasar, sebagai ibu kota provinsi, wilayah lain pun menunjukkan potensi yang sama. Ubud, Jimbaran, Nusa Dua, Sanur, Pecatu, bisa merupakan sederet kawasan yang banyak dipadati dengan sejumlah properti komersial, mulai dari hotel, unit vila, toko, ruko, kios, kantor, dan pabrik.

Dominasi Industri Perhotelan

Dengan pesatnya jumlah wisatawan yang datang ke Pulau Dewata, tak pelak membuat bisnis perhotelan merajai pasar industri pariwisata di provinsi ini. Mulai dari hotel bujet sampai hotel berbintang, juga hotel dengan brand mewah skala internasional, kemunculannya semakin menjamur di berbagai lokasi. Dari catatan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI), dari total jumlah hotel yang ada di Indonesia, sepertiganya berada di Bali. Pertumbuhan bisnis perhotelan juga terlihat dari tingkat hunian rata-rata hotel di Pulau Dewata yang mencapai kisaran 60%.

Namun sayangnya penyebaran proyek hotel di pulau ini masih dianggap kurang merata karena masih terkonsentrasi di kawasan bagian selatan, seperti Badung, Tabanan, dan Denpasar. Hal ini dikarenakan ketersediaan infrastruktur  di bagian utara masih belum terlalu memadai dibanding kawasan selatan. Diharapkan rencana pembangunan bandara baru di wilayah Buleleng, tepatnya dekat dengan kota Singaraja dapat mendorong perkembangan wilayah tersebut, baik dari infrastruktur juga aktifitas bisnis dan perekonomiannya.

Geliat pasar properti komersial lain yang menjamur juga terjadi untuk properti vila. Daya tarik vila yang menawarkan konsep hunian sewa dengan privasi tinggi, desain dan interior yang menarik, membuat banyak wisatawan lebih memilih menyewa vila daripada kamar hotel. Tak hanya untuk liburan, sebagian kalangan juga kerap menyewa vila di Bali untuk tujuan menggelar acara, pesta, ataupun pernikahan.

Geliat MICE

Tak hanya fokus menggarap sektor industri pariwisata, sektor lain yang gencar dikembangkan di Pulau Dewata adalah MICE (Meeting, Incentive,  Conference, Exhibition). Dengan meningkatnya event atau konferensi  internasional yang digelar di Bali, secara tidak langsung ikut meningkatkan permintaan sewa properti komersial, baik untuk ruang event atau konferensi dan sewa kamar hotel.

Permintaan unit sewa properti sewa juga banyak terjadi pada properti ruko, toko, dan kantor, mengingat aktifitas ekonomi di wilayah ini yang berkembang positif. Sejumlah pebisnis banyak yang membutuhkan ruang usaha serta kantor untuk menjalankan bisnisnya. Selain itu, beberapa pengusaha juga menyasar ruang sewa retail di di beberapa pusat perbelanjaan. Tren membuka gerai dipusat perbelanjaan pun makin diminati melihat daya beli masyarakat yang berkembang serta potensi daya beli dari wisatawan yang ada.