11603 Hasil ditemukan untuk

Apartemen Dijual di Indonesia

-
-
Tutup fitur

Deman Hunian Vertikal di Indonesia

Apartemen Dijual di Indonesia

Demam pembelian apartemen di Indonesia nampaknya masih terus terjadi. Hunian vertikal ini seakan menjadi jawaban akan gaya hidup masyarakat perkotaan. Tidak hanya terpusat di kota-kota besar di Jawa, kota lainnya di kawasan Indonesia Timur pun ikut mengalami kondisi yang sama. Seperti contohnya di Makassar, dimana masyarakatnya memiliki apresiasi yang tinggi akan hunian vertikal. Terbukti dengan makin bertambahnya unit vertikal yang dibangun dan mampu mendapatkan angka pembelian yang cukup menggembirakan. Menurut sumber dari situs Konsumen Properti di beberapa kota terutama Jabodetabek, unit berjenis ini telah membuktikan sebagai instrumen investasi paling menguntungkan setelah ruko.

Dari pendapat Arief Rahardjo, Assosiate Director Research & Advisory PT Cushman & Wakefield Indonesia, mengungkapkan bahwa investasi jual beli apartemen sangat menjanjikan karena investasi di sektor berpotensi mendapatkan keuntungan 200 persen dengan tingkat risiko paling kecil. Hal serupa juga disampaikan Evi Susanti, Senior Associate Director PT Leads Property Service Indonesia yang mengatakan investasi ini berisiko kecil dibandingkan investasi saham, obligasi, atau deposito. Investasi apartemen baik jangka pendek maupun jangka panjang tetap sangat menguntungkan, sebab jika unit ini di kemudian hari akan disewakan maupun jual kembali, nilainya bisa berlipat-lipat.

Harga unit apartemen dijual untuk hunian berjenis ini pun bervariasi tergantung jenisnya. Unit dengan kelas terjangkau ada yang dijual sekitar Rp 5 juta sampai 6 juta per meter persegi, sementara untuk kelas menengah kebawah sekitar Rp 6 juta sampai 10 juta per meter persegi, untuk jenis kelas menengah ke atas berkisar 10 juta sampai 20 juta Rupiah per meter persegi, sedangkan tipe mewah harganya berkisar di atas 20 juta Rupiah per meter perseginya.

Kondominium Makin Diminati

Banyak orang yang sering mempertanyaan istilah apartemen dan kondominium, karena hunian ini hampir sama jika ditinjau dari fisik bangunannya. Perbedaan langsung pun dapat dikaitkan dengan bentuk kepemilikannya, dimana kondominium merujuk pada unit vertikal yang dijual ke konsumen dengan status kepemilikan hak milik, dan tidak ada yang disewakan langsung oleh pengembang. Biasanya kondominium juga dibangun dengan unit terbatas dan memiliki fasilitas lebih mewah dibanding hunian vertikal, dan biasanya dalam satu proyek hanya dibangun satu sampai dua tower, sedangkan pada proyek apartemen pembangunannya cenderung ribuan per proyeknya.

Beli Apartemen di Indonesia

Dari sumber situs Detik, kawasan di segitiga emas (Kuningan-Sudirman) Jakarta adalah salah satu lokasi yang pesat pertumbuhannya di segmen hunian vertikalnya. Selain di Jakarta, proyek apartemen dijual lainnya juga makin diburu pembeli di kawasan BandungSurabaya dan Bali.

Beli Melalui Kredit Kepemilikan

Tidak semua pembeli hunian vertikal memiliki dana cukup untuk memilikinya secara pembayaran tunai keras atau bertahap. Alternatif lain untuk memiliki hunian berjenis ini bisa lewat Kredit Kepemilikan KPA yang banyak ditawarkan oleh sejumlah bank. Dengan sistem KPA, pembeli akan mendapatkan kemudahan dengan cicilan lebih ringan selama rentang waktu beberapa tahun dan dikenai tambahan bunga kredit.

Tanggapan
Jurnal
Hubungi Kami